Cara Membaca Analisa Vendor
Panduan SPV / Manager & Keuangan membaca halaman Analisa Vendor di MBS Food Cost โ memantau harga beli per vendor untuk MENANDAI vendor yang diduga me-markup harga, MEMILIH pemasok termurah / preferred, dan MELIHAT kapan harga naik cepat. Tiga tab: Log Harga (harga rata-rata beli per vendor di satu periode), Bandingkan (termurah vs termahal antar vendor + ๐ฉ selisih besar + vendor preferred), dan Tren Harga (tren harga 6 periode + pita ๐ข stabil / ๐ก naik / ๐ด naik cepat). Memahami arti 'spread', status 'data tipis' / '๐ฉ CEK' / '๐ฉ CEK (tipis)', label '(tanpa vendor)', dan kenapa halaman ini SENGAJA tidak menyentuh persentase Food Cost. Halaman ini hanya bisa dibaca Manager ke atas.
Halaman Analisa Vendor (menu Inventori & Analitik โ Analisa Vendor) menjawab tiga pertanyaan tentang harga beli Anda: "vendor mana yang diduga me-markup harga?", "siapa pemasok termurah?", dan "kapan harga sebuah bahan naik cepat?" โ semuanya tanpa menyentuh persentase Food Cost. Ia hanya membaca catatan pembelian yang sudah ada, lalu merangkumnya per vendor.
Ingat: Analisa Vendor adalah alat negosiasi harga beli, bukan laporan biaya. Ia tidak mengubah Food Cost, stok, atau apa pun โ membuka halaman ini sama amannya dengan membuka buku catatan harga.
Navigasi cepat
- Pahami dulu: kenapa pantau harga vendor โ apa itu markup, spread, & vendor preferred.
- Memilih warung & periode โ pilih outlet, dan kapan filter Periode muncul.
- Tab 1 โ Log Harga โ harga rata-rata beli tiap bahan per vendor di satu periode.
- Tab 2 โ Bandingkan โ termurah vs termahal + ๐ฉ selisih besar + vendor preferred.
- Status di Bandingkan โ arti
data tipis,๐ฉ CEK,๐ฉ CEK (tipis),OK. - Tab 3 โ Tren Harga โ tren 6 periode + pita ๐ข stabil / ๐ก naik / ๐ด naik cepat.
- Label "(tanpa vendor)" โ pembelian yang tidak dicatat vendornya.
- Kenapa nilai kadang kosong (โ) โ bukan Rp0, tapi "belum bisa dihitung".
- Bukan persentase Food Cost โ halaman ini sengaja tanpa angka %.
- Catatan akses.
Baru pertama kali? Baca dari atas. Sudah paham? Loncat ke Tab 2 โ Bandingkan โ di situlah tanda ๐ฉ vendor yang diduga me-markup muncul.
๐ Pahami dulu: kenapa harga vendor perlu dipantau
Analogi sederhana
Bayangkan Anda beli cabe dari dua pedagang di pasar. Pedagang A jual Rp250/gram, pedagang B jual Rp320/gram untuk barang yang sama. Selisihnya 28% โ itu yang disebut spread. Kalau selama ini Anda selalu beli ke B, Anda kemahalan tanpa sadar. Analisa Vendor menaruh harga semua pedagang berdampingan, menghitung selisihnya, dan menandai ๐ฉ kalau selisihnya kelewat besar โ supaya Anda bisa pindah ke yang termurah atau menawar ke yang mahal.
Cara kerjanya: dari nota beli ke perbandingan harga
Tiga tab di halaman ini hanya cara melihat data yang sama dari tiga sudut:
| Tab | Menjawab pertanyaan |
|---|---|
| Log Harga | "Di periode ini, berapa harga rata-rata tiap bahan per vendor?" |
| Bandingkan | "Antar semua vendor, siapa termurah, siapa termahal, & apakah selisihnya wajar?" |
| Tren Harga | "Harga bahan ini naik atau turun selama 6 periode terakhir?" |
Semuanya dihitung dari pembelian yang sudah ada โ Analisa Vendor tidak mengubah apa pun. Ia rangkuman, bukan transaksi.
Tiga istilah kunci
- Spread โ selisih harga termahal vs termurah dalam persen. Spread Rp320 vs Rp250 = 320 รท 250 โ 1 = 28%. Makin besar, makin patut dicurigai ada markup.
- Markup โ harga vendor preferred dibanding harga termurah. Kalau pemasok pilihan Anda 12% lebih mahal dari yang termurah, itu markup 12% โ bahan pertimbangan untuk menawar.
- Vendor preferred โ pemasok pilihan untuk sebuah bahan (diatur di Pengaturan). Kalau belum diatur, sistem menganggap yang termurah sebagai acuan.
Kenapa penting?
Biaya bahan dimulai dari harga beli. Selisih beberapa persen per bahan, dikali ratusan transaksi sebulan, jadi angka besar. Analisa Vendor memberi Anda bukti angka untuk menawar ("vendor lain jual lebih murah 20%") atau pindah pemasok โ sebelum harga mahal itu terkunci jadi Food Cost di tutup bulan.
Sumber belajar
Memilih warung
Di atas tabel selalu ada pilihan Warung โ pilih outlet yang ingin Anda lihat. Sebuah pilihan Periode hanya muncul di tab Log Harga, karena:
- Log Harga melihat satu periode (mis. bulan ini) โ jadi butuh filter Periode.
- Bandingkan & Tren Harga melihat seluruh riwayat harga vendor (Bandingkan memakai rata-rata sepanjang waktu; Tren memakai 6 periode terakhir) โ jadi tidak ada filter Periode di kedua tab itu.
Jadi kalau Anda pindah ke tab Bandingkan atau Tren Harga dan pilihan Periode hilang, itu memang disengaja โ bukan error.
Tab Log Harga
Tab pertama. Satu baris = satu bahan dari satu vendor di periode yang dipilih, dengan harga rata-rata belinya.
| Item | Vendor | Avg | Qty | N | Tgl |
|---|---|---|---|---|---|
Cabe MerahRM026 | Toko Sayur Budi | Rp250 | 3.000 gr | 2 | 2026-06-20 |
Cabe MerahRM026 | Pasar Pagi Wati | Rp320 | 1.000 gr | 1 | 2026-06-12 |
Ayam PotongRM001 | (tanpa vendor) | Rp9.000 | 30 pc | 1 | 2026-06-03 |
Arti tiap kolom:
- Item โ nama bahan + kode (mis.
RM026). - Vendor โ pemasok bahan itu. Pembelian yang tidak dicatat vendornya muncul sebagai (tanpa vendor).
- Avg โ harga rata-rata beli (total dibayar รท total qty) untuk bahan-vendor itu di periode ini. Lihat kenapa kadang kosong.
- Qty โ total kuantitas yang dibeli (gram, pcs, โฆ).
- N โ berapa kali beli (jumlah nota). N kecil = datanya tipis (lihat status).
- Tgl โ tanggal terakhir beli bahan itu dari vendor itu.
Tab Bandingkan
Tab inti โ di sinilah ๐ฉ muncul. Satu baris = satu bahan, merangkum semua vendornya sepanjang riwayat: siapa termurah, siapa termahal, berapa spread-nya, siapa preferred, dan status-nya. Tekan tanda + di kiri baris untuk melihat rincian tiap vendor beserta harga rata-ratanya.
| Item | n_vendor | Termurah | Termahal | Spread | Preferred | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|
Cabe MerahRM026 | 2 | Rp250 | Rp320 | 28,0% | Toko Sayur Budi | ๐ฉ CEK |
Ayam PotongRM001 | 2 | Rp9.000 | Rp9.500 | 5,6% | Ayam Jaya | OK |
Garam DapurRM031 | 1 | Rp60 | Rp60 | โ | โ | data tipis |
Arti tiap kolom:
- Item โ nama bahan + kode.
- n_vendor โ berapa vendor memasok bahan ini. Perlu minimal 2 vendor supaya bisa dibandingkan.
- Termurah โ harga rata-rata vendor termurah (sepanjang riwayat).
- Termahal โ harga rata-rata vendor termahal.
- Spread โ selisih Termahal vs Termurah dalam persen. Spread Rp320 vs Rp250 = 28,0%.
- Preferred โ vendor pilihan yang diatur untuk bahan ini. Kalau belum diatur, acuannya yang termurah (kolom bisa "โ").
- Status โ penilaian cepat (lihat bawah).
Status Bandingkan
Kolom Status merangkum apakah sebuah bahan perlu dicek. Lima kemungkinan:
| Status | Artinya |
|---|---|
| data tipis | Cuma 1 vendor โ tidak ada pembanding. Belum bisa disimpulkan murah/mahal. |
| ๐ฉ CEK | โฅ2 vendor & spread > 15% โ selisih besar, patut dicek ada markup. |
| ๐ฉ CEK (tipis) | Spread besar tapi datanya tipis (tiap vendor baru dibeli sekali). ๐ฉ tetap menyala โ selisih besar tetap selisih besar. |
| OK (tipis) | Selisih wajar, tapi datanya masih tipis (perlu lebih banyak nota untuk yakin). |
| OK | โฅ2 vendor, spread wajar (โค15%), & datanya cukup. Harga beli sehat. |
Kenapa ada label "(tipis)"? Kalau sebuah bahan baru dibeli sekali dari tiap vendor, satu harga "miring" bisa membuat spread terlihat besar padahal belum tentu pola. Label (tipis) memberi tahu Anda: angkanya benar, tapi kumpulkan lebih banyak pembelian sebelum mengambil keputusan besar. Yang penting: (tipis) TIDAK menyembunyikan ๐ฉ โ kalau selisihnya memang > 15%, tandanya tetap muncul.
Ambang 15% (dan "tipis" = di bawah berapa kali beli) bisa diatur di Pengaturan & Override โ jadi tiap warung bisa punya batas kewajarannya sendiri.
Tab Tren Harga
Tab ketiga โ melihat arah harga sebuah bahan 6 periode terakhir. Tekan + untuk melihat harga rata-rata tiap periode (lama โ baru).
| Item | Harga Awal | Harga Akhir | ฮ% vs prior | ฮ% vs awal | Tren |
|---|---|---|---|---|---|
Cabe MerahRM026 | Rp250 | Rp320 | 28,0% | 28,0% | ๐ด naik cepat |
BerasRM030 | Rp12.000 | Rp12.800 | 6,7% | 6,7% | ๐ก naik |
Ayam PotongRM001 | Rp9.000 | Rp9.000 | 0,0% | 0,0% | ๐ข stabil |
KunyitRM040 | Rp500 | โ | โ | โ | data 1 periode |
Arti tiap kolom:
- Item โ nama bahan + kode.
- Harga Awal โ harga rata-rata di periode paling lama (dari 6 yang ada).
- Harga Akhir โ harga rata-rata di periode paling baru.
- ฮ% vs prior โ kenaikan/penurunan harga terbaru dibanding periode sebelumnya.
- ฮ% vs awal โ kenaikan/penurunan harga terbaru dibanding periode paling awal.
- Tren โ pita warna berdasarkan ฮ% vs prior:
| Pita | Kapan |
|---|---|
| ๐ข stabil | Harga turun atau naik tipis (โค 5%). |
| ๐ก naik | Naik > 5% dibanding periode sebelumnya. |
| ๐ด naik cepat | Naik > 15% dibanding periode sebelumnya โ waspada. |
| data 1 periode | Baru ada harga di satu periode โ belum bisa dihitung tren. |
Contoh Cabe: Rp250 (periode lalu) โ Rp320 (periode ini) = naik 28% โ ๐ด naik cepat. Itu sinyal cek: harga pasar memang naik, atau ada vendor yang mulai me-markup. Ambang 5% & 15% juga bisa diatur.
Tanpa vendor
Label (tanpa vendor) muncul untuk pembelian yang tidak dicatat vendornya (beli dadakan di luar daftar pemasok). Semua pembelian tanpa vendor untuk satu bahan digabung jadi satu kelompok "(tanpa vendor)", terpisah dari vendor bernama.
Supaya analisa makin tajam, biasakan mengisi vendor saat mencatat pembelian โ bahan yang selalu "(tanpa vendor)" tidak bisa dibandingkan antar pemasok (akan jadi data tipis di tab Bandingkan).
Nilai kosong
Kalau Avg / Termurah / Termahal / Spread menampilkan "โ" (garis), itu bukan Rp0 โ artinya belum bisa dihitung: misalnya total qty-nya nol/negatif (semua pembelian saling membatalkan), atau bahan itu cuma punya satu vendor sehingga tidak ada selisih untuk dihitung. Menampilkan Rp0 akan menyesatkan (seolah gratis), maka sengaja ditulis "โ".
Bukan Food Cost
Penting: halaman ini SENGAJA tidak menampilkan persentase Food Cost (tidak ada
kolom % Food Cost, "Rasio", atau "รท Penjualan"). Satu-satunya persen di sini adalah
spread, markup, dan ฮ% tren โ semuanya rasio harga-vs-harga antar
vendor, bukan persentase biaya terhadap penjualan. Persentase Food Cost resmi
dihitung dari jalur tutup-bulan tersendiri
(Laporan Food Cost). Analisa Vendor berjalan
paralel sebagai alat negosiasi harga beli โ jadi membuka atau menggeser tab
di sini tidak akan mengubah persentase Food Cost Anda.
Catatan akses
Halaman ini hanya bisa dibaca Manager ke atas (Manager, Keuangan, Admin, Owner). Tim Warung (staff) tidak melihat menu Analisa Vendor. Outlet yang bisa dipilih dibatasi sesuai cakupan Anda โ bila Anda tidak punya cakupan outlet sama sekali, halaman menampilkan "Akses ditolak".
Cara Membaca Daftar Reorder
Panduan SPV / Manager & Keuangan membaca halaman Daftar Reorder di MBS Food Cost โ daftar saran beli ulang per outlet: bahan yang stoknya sudah di bawah par, dikelompokkan per vendor, lengkap dengan Saran Qty (berapa sebaiknya dibeli) dan Estimasi Nilai (perkiraan rupiahnya). Memahami dari mana angka Saran Qty muncul (pemakaian harian ร lead time ร pengaman, dibandingkan kekurangan dari par), kenapa sebuah bahan dikelompokkan di vendor tertentu (vendor pilihan atau termurah), kenapa Saran bisa 0 / Estimasi bisa Rp0, dan kenapa daftar ini TIDAK memotong stok atau membuat pesanan apa pun โ hanya menyarankan. Pilih outlet lewat dropdown Warung. Halaman ini hanya bisa dibaca Manager ke atas.
Cara Membaca Rekonsiliasi Stok
Panduan SPV / Manager & Keuangan membaca halaman Rekonsiliasi Stok di MBS Food Cost โ membandingkan stok TEORETIS (yang seharusnya ada menurut catatan) dengan stok AKTUAL (hasil hitung fisik opname) antara dua tanggal opname, untuk menemukan di mana stok bocor, hilang, atau terlalu boros. Memahami rumus teoretis (stok awal + belanja โ pemakaian ยฑ penyesuaian), arti varians negatif (kekurangan/kebocoran) vs positif (kelebihan), banding ๐ข/๐ก/๐ด, baris โ 'perlu opname awal', kenapa Nilai bisa kosong (โ), kenapa butuh DUA opname, dan kenapa angka ini TIDAK memengaruhi laporan Food Cost. Halaman ini hanya bisa dibaca Manager ke atas.