Mengelola Data Master (Outlet, Grup, Item, Vendor & Kas)
Cara admin menambah outlet (warung) baru, mengganti nama, memindahkan grup, menonaktifkan, dan menghapus outlet di MBS Food Cost — plus mengelola katalog item/bahan dan rantai satuan (UOM), katalog vendor & vendor pilihan per item, kategori biaya, kontak notifikasi, rekening deposit dan pemegang kas per outlet, serta aset modal (depresiasi renovasi & amortisasi sewa) yang dialokasikan ke P&L tiap bulan, bagi hasil (pembagian laba per partner & outlet) yang dipakai saat membuat laporan investor, dan sumber penjualan (daftar channel — 6 bawaan terkunci, tambah channel kustom sendiri yang diisi manual).
Data Master adalah grup menu di sidebar kiri (di bawah Laporan & Keuangan) tempat Anda mengelola semua data dasar bisnis Anda — outlet (warung), grup outlet, item/bahan, vendor, kategori biaya, kontak, kas per-outlet, serta aset modal (depresiasi renovasi & amortisasi sewa). Setiap jenis data kini punya halamannya sendiri (bukan lagi satu halaman panjang), jadi tiap daftar lebih cepat dibuka dan punya kotak cari, urutkan kolom, filter, dan halaman sendiri. Semua halaman ini hanya bisa dibuka oleh Admin dan Owner — peran lain melihat menunya tetapi mendapat pesan "Akses ditolak" saat membukanya.
Navigasi cepat
Buka grup Data Master di sidebar, lalu pilih halaman yang Anda butuhkan:
| Menu sidebar | Untuk apa | Lompat ke |
|---|---|---|
| Outlet & Grup | Buka/ubah outlet (warung) & kelompokkan dalam grup | Outlet · Grup |
| Item & Satuan | Katalog bahan + rantai satuan (UOM) per item | Item / bahan · Peringatan item serupa · Gabungkan duplikat · Ukuran kemasan setelah digabung |
| Vendor | Daftar supplier + tautan vendor↔item & vendor pilihan | Vendor |
| Kategori & Kontak | Kategori biaya operasional/gaji + kontak penerima notifikasi | Kategori Biaya · Kontak |
| Kas per-Outlet | Rekening deposit & pemegang kas (petty cash) tiap outlet | Rekening & Kas |
| Depresiasi & Amortisasi | Aset modal (biaya renovasi & sewa) yang dialokasikan ke P&L tiap bulan | Aset Modal |
| Bagi Hasil | Pembagian laba per partner & outlet (persentase, berlaku mulai) | Bagi Hasil |
| Sumber Penjualan | Daftar channel penjualan — tambah channel baru sendiri | Sumber Penjualan |
| Pengaturan | Setel override harga/par/konstanta per cakupan (cascade) | Panduan Pengaturan |
Baru pertama kali? Mulai dari Outlet & Grup (buat outlet dulu), lalu Item & Satuan, baru sisanya. Sudah paham? Langsung pilih menu yang Anda perlu.
🎓 Pahami dulu: kenapa outlet baru langsung siap pakai
Analogi sederhana
Bayangkan setiap grup punya satu buku resep & harga standar. Saat Anda membuka outlet baru di grup itu, outlet tersebut otomatis ikut memakai buku yang sama — Anda tidak perlu menyalin apa pun. Kalau nanti harga standar di grup diubah, semua outlet di grup itu langsung ikut berubah.
Cara kerjanya: membuka outlet baru
Kenapa penting?
Karena outlet baru mewarisi katalog, harga standar, dan pengaturan dari grupnya, membuka cabang baru cukup satu langkah — buat barisnya, selesai. Tidak ada lagi salin-menyalin pengaturan yang rawan salah. Setiap perubahan di sini (buat, ubah, hapus) tercatat di audit.
Menambah outlet baru
Tekan tombol Tambah Outlet
Di kanan atas halaman, tekan tombol biru Tambah Outlet:
Isi data outlet
Isi formulirnya. Kode Outlet adalah kode singkat yang Anda tentukan sendiri
(misal W02) — ini menjadi penanda tetap outlet, jadi pilih yang mudah diingat
dan jangan diubah-ubah. Nama Warung boleh diganti kapan saja. Grup
menentukan default apa yang diwarisi outlet ini. Cabang POS dan Alamat
bersifat opsional.
Tekan Simpan outlet
Outlet baru langsung muncul di tabel Outlet dengan status Aktif. Outlet itu otomatis mewarisi semua katalog & pengaturan grupnya — tidak perlu disetel ulang.
Kalau muncul pesan "Nama outlet sudah dipakai outlet aktif lain", berarti sudah ada outlet aktif dengan nama itu — pakai nama lain (nama outlet yang sudah dihapus boleh dipakai lagi).
Mengubah, memindahkan, & menghapus outlet
Di kolom Kelola (paling kanan tiap baris) ada tombol Nonaktifkan/Aktifkan dan sebuah menu titik-tiga ⋯ yang berisi Edit dan Hapus. Tekan ⋯ untuk membukanya.
Pola yang sama di semua daftar. Outlet, item, vendor, kategori, dan rekening memakai bentuk yang sama: Nonaktifkan/Aktifkan sebagai tombol yang terlihat, lalu Edit dan Hapus di dalam menu ⋯. Kalau Anda mencari tombol Edit/Hapus dan tidak menemukannya di baris, buka menu ⋯ dulu.
- Edit — ganti Nama Warung, pindahkan ke grup lain (lewat pilihan Pindahkan Grup), ubah Cabang POS, atau atur Geofence Absensi (lihat di bawah). Kode outlet tidak diubah di sini.
- Nonaktifkan — outlet berhenti menerima entri baru tapi tetap tersimpan beserta riwayatnya. Statusnya berubah jadi Non-aktif. Tekan Aktifkan untuk menyalakannya kembali.
- Hapus — menyembunyikan outlet dari daftar (datanya tidak hilang, masih bisa dipulihkan). Kalau outlet sudah punya data transaksi, hapus akan ditolak — gunakan Nonaktifkan saja supaya riwayatnya tetap utuh.
Nonaktifkan vs Hapus. Outlet yang sudah pernah dipakai mencatat pembelian/penjualan sebaiknya dinonaktifkan, bukan dihapus — supaya laporan lama tetap bisa dibaca.
Geofence Absensi (opsional)
Di dalam dialog Edit outlet ada bagian Geofence Absensi (opsional) — isi
Lintang (lat), Bujur (lng), dan Radius (meter) untuk menandai lokasi
fisik outlet. Kalau Anda sedang berada di outlet, tekan 📍 Gunakan lokasi
saat ini untuk mengisi lat/lng otomatis dari GPS perangkat Anda, lalu isi radius
(mis. 100 meter). Tekan Kosongkan untuk mematikan geofence lagi.
Geofence hanya menandai absensi karyawan yang terjadi di luar radius — tidak pernah menolak absen (GPS bisa meleset). Kalau lat/lng/radius kosong, geofence mati dan semua absen tercatat tanpa pengecekan jarak. Mengubah nilai ini hanya memengaruhi absen berikutnya; baris absensi lama tidak berubah.
Mengelola grup outlet
Di bagian Grup/Kelompok Outlet Anda bisa membuat grup baru (ketik nama → Buat grup), mengganti nama grup, dan menghapus grup.
- Mengganti nama grup — tekan menu titik-tiga ⋯ di baris grup lalu Edit, ketik nama baru, Simpan perubahan. Mengganti nama tidak mengubah id grup dan tidak memindahkan outlet — semua outlet di dalamnya tetap di grup itu, jadi aman dilakukan kapan saja (bahkan saat grup masih berisi outlet aktif).
- Menghapus grup — sebuah grup tidak bisa dihapus selama masih punya outlet aktif di dalamnya. Pindahkan dulu outlet-outletnya ke grup lain (lewat Edit → Pindahkan Grup pada baris outlet), baru tombol Hapus-nya hidup.
Tombol Hapus mati kalau grup masih punya outlet aktif — tapi Edit tetap bisa dipakai (mengganti nama tidak menghapus apa pun).
Mengelola item / bahan
Di bagian Item / Bahan Anda mengelola katalog bahan tenant — cabe, ayam,
minyak, gas, kemasan, dan seterusnya. Setiap item punya Kode Item (kode singkat
yang Anda tentukan, misal RM001), nama, kategori, dan satu Satuan Dasar
(gr, ml, pc, kg, atau pack) — satuan terkecil yang dipakai semua perhitungan
nanti. Pilih satuan yang paling pas dengan barangnya: misal LPG dihitung per kg,
teh daun atau tisu per pack.
🎓 Pahami dulu: rantai satuan (UOM)
Analogi sederhana
Anda membeli minyak per dus, tapi memasak dihitung per ml. Supaya
sistem tahu "1 dus itu berapa ml", Anda cukup memberi tahu setiap tingkat satu kali:
1 dus = 6 pouch, 1 pouch = 2 liter, 1 liter = 1000 ml. Dari situ sistem
menghitung sendiri berapa ml di dalam satu dus — Anda tidak perlu menghitung manual.
Cara kerjanya: rantai satuan dihitung otomatis
Anda hanya mengisi Konversi ke Induk (pengali ke satu tingkat di atasnya).
Konversi ke Dasar — berapa satuan dasar di dalam satu satuan beli — dihitung
otomatis dengan mengalikan rantainya: liter = 1000, pouch = 2.000, dus = 12.000.
Kenapa penting?
Karena tim warung memesan dan membeli dalam satuan yang mereka pakai (dus, sak, karung), tapi semua perhitungan biaya & stok memakai satuan dasar yang konsisten. Tanpa rantai satuan, angka HPP & opname bisa salah berkali-kali lipat.
Menambah item baru
Tekan tombol Tambah Item
Di kanan atas kartu Item / Bahan, tekan:
Isi data item
Kode Item kode singkat pilihan Anda (misal RM001). Kategori dan Satuan
Dasar dipilih dari daftar. Harga Standar dan Maks. Deviasi % opsional —
dipakai untuk pengawasan harga nanti.
Centang ini kalau memang mau membuat item serupa.
Kotak Ya, tetap buat selalu ada di formulir, tapi biarkan saja kosong kalau tidak ada peringatan — ia hanya dipakai saat sistem menemukan item serupa (lihat bagian berikutnya).
Satuan Dasar tidak bisa diubah setelah item punya rantai satuan — supaya semua konversi yang sudah dihitung tetap benar. Kalau salah pilih, nonaktifkan item lalu buat yang baru.
Kalau muncul peringatan "Item serupa sudah ada"
Supaya katalog tidak kembali penuh duplikat, sistem memeriksa nama setiap kali Anda
menyimpan item baru. Kalau di kategori yang sama sudah ada item aktif dengan nama
yang pada dasarnya sama — beda huruf besar/kecil, beda spasi, atau cuma beda ukuran
kemasan (LPG, lpg, LPG 12 kg, LPG 50 kg dianggap sama) — formulirnya tidak
langsung menyimpan. Yang muncul:
Item serupa sudah ada: LPG (RM036). Tetap buat item baru?
Ini peringatan, bukan penolakan — isian Anda tetap utuh di formulir. Dua pilihan:
- Memang duplikat → tutup formulirnya dan pakai item yang sudah ada. Kalau ukuran kemasannya yang beda, tambahkan saja satuan beli baru pada item itu (lihat Mengatur rantai satuan) — jangan bikin item baru.
- Memang beda barang → centang Ya, tetap buat, lalu tekan Simpan item lagi. Itemnya tersimpan seperti biasa.
Beberapa hal yang tidak memicu peringatan ini: nama sama di kategori berbeda
(LPG di Gas vs di Food), nama yang batangnya memang beda (LPG Regulator,
Beras Ketan), dan item yang sudah dinonaktifkan atau dihapus — semuanya tetap
tersimpan tanpa peringatan.
Mengatur rantai satuan (UOM)
Pada baris item, tekan Rantai Satuan untuk membuka pengaturan satuan beli:
Tambah satuan dasar dulu
Tambah satu baris dengan Satuan Induk dikosongkan — inilah satuan dasar
(Konversi ke Dasar otomatis jadi 1). Contoh: ml.
Tambah satuan di atasnya
Tambah liter dengan Satuan Induk ml dan Konversi ke Induk 1000. Lanjut
pouch (induk liter, 2), dus (induk pouch, 6). Kolom Konversi ke Dasar
terisi otomatis: 1000, 2.000, 12.000.
Hitung ulang bila perlu
Kalau ada baris yang ditandai bermasalah (misal induknya salah ketik), perbaiki lalu tekan Hitung Ulang Rantai:
Cek lewat tab Visualisasi
Di dialog Rantai Satuan ada dua tab: Tabel (tempat Anda menambah/mengubah
satuan) dan Visualisasi. Buka Visualisasi untuk melihat rantai secara gambar —
kotak tiap satuan berurutan dari terbesar ke terkecil dengan pengalinya di antaranya
(dus ×6 pouch ×2 liter ×1000 ml), satuan dasar ditandai DASAR. Di bawahnya ada
batang ukuran yang membandingkan besar tiap satuan terhadap dasar (1 dus = 12000 ml).
Ini cuma tampilan — tidak mengubah data — tapi memudahkan memastikan rantai yang Anda
isi sudah benar sebelum dipakai di Pembelian & HPP.
Kalau muncul pesan seperti
parent_unit "..." tidak punya baris di item ini, berarti satuan induk yang Anda tulis belum ada barisnya — tambahkan dulu satuan induknya, atau betulkan ejaannya. Selama bermasalah, angka lama tidak ditimpa.
Item dwi-satuan (beli per ekor, harga per kg)
Beberapa bahan — contoh khas: ayam — dibeli dalam jumlah ekor tapi ditagih supplier dalam kilogram, dan berat per ekor selalu berbeda-beda tiap kirim (tidak ada angka konversi tetap seperti rantai satuan biasa). Untuk bahan seperti ini, tandai itemnya dwi-satuan supaya form Pembelian & Terima Barang menampilkan kolom yang pas: jumlah ekor, berat total (kg), dan harga per kg dari faktur.
Pada form Tambah / ubah satuan beli di dalam dialog Rantai Satuan, centang:
Setelah disimpan, buka Pembelian (atau Terima Barang) dan pilih item tersebut — kolom Qty (ekor), Berat total (kg), dan Harga/kg langsung muncul menggantikan kolom qty/satuan biasa. Centang kosongkan lagi kapan saja kalau bahan itu ternyata tidak perlu dicatat dwi-satuan — riwayat pembelian yang sudah tercatat sebelumnya tidak berubah, hanya entri baru yang mengikuti pengaturan terbaru.
Hanya Admin/Owner yang bisa mengubah centang ini (sama seperti seluruh pengaturan Rantai Satuan) — peran lain hanya melihat form Pembelian mengikuti apa yang sudah diatur.
Mengubah, menonaktifkan, & menghapus item
Tindakan per item sama polanya dengan outlet: tombol Nonaktifkan/Aktifkan yang terlihat, lalu Edit (nama/kategori/harga) dan Hapus di dalam menu ⋯.
- Hapus ditolak selama item masih punya rantai satuan — hapus dulu satuan-satuannya, atau cukup Nonaktifkan item supaya riwayatnya tetap utuh.
- Kode item yang sudah dihapus boleh dipakai lagi; kode hanya harus unik di antara item yang masih aktif.
Mengisi stok awal item baru? Membuat item di sini belum memberinya stok — stok awalnya masih 0. Untuk mengisi jumlah fisik yang sudah ada di gudang, Tim Warung menghitungnya lewat Opname (item baru otomatis muncul di lembar Opname). Tidak ada kolom "stok awal" di formulir item — semua pengisian stok lewat satu pintu: Opname. Lihat Cara Input Opname → Mengisi stok awal untuk item baru.
Menggabungkan item duplikat
Kadang bahan yang sama persis tercatat sebagai beberapa item berbeda karena
kemasannya beda saat dibeli — misal LPG 12 kg, LPG 5.5 kg, dan LPG 3 kg sengaja
dicatat terpisah oleh orang yang berbeda, padahal seharusnya cukup satu item "LPG"
dengan rantai satuan yang mencakup semua ukuran tabung itu. Daripada menghapus
item-item yang berlebih (yang akan memutus riwayat pembeliannya), pakai
Gabungkan Item — seluruh riwayat item duplikat dipindahkan ke item utama, baru
item duplikatnya dinonaktifkan.
Pertanyaan paling sering: "kalau digabung, tim saya masih bisa beli per tabung 12kg / 5.5kg / 3kg?" — Masih bisa. Menggabungkan tidak menghapus ukuran kemasan: setiap satuan beli milik item duplikat ikut dipindahkan (diserap) ke item utama. Setelah digabung, tim warung memilih satu item
LPGdi form Pembelian, lalu tetap memilih ukuran yang benar-benar dibeli dari vendor setempat (tabung 12kg,tabung 5.5kg,tabung 3kg,kg, …) dari daftar satuan yang sama. Detail + satu syarat penamaan yang wajib diperiksa dulu: Ukuran kemasan tetap bisa dipakai.
🎓 Pahami dulu: apa yang sebenarnya terjadi saat digabung
Analogi sederhana
Bayangkan tiga kartu stok untuk Beras yang sama, hanya beda tulisan kemasan (5kg, 10kg, 25kg) karena tiga orang mencatatnya terpisah — solusinya bukan membuang dua kartu yang berlebih (riwayatnya hilang), tapi memindahkan semua catatan dari kartu-kartu itu ke satu kartu Beras yang benar, baru kartu yang berlebih itu disimpan sebagai arsip (dinonaktifkan, bukan dibuang).
Dan yang paling sering dikhawatirkan: pindah kartu tidak berarti kehilangan ukuran kemasan. Bayangkan ketiga kartu lama masing-masing punya catatan kecil "biasanya dibeli per sak 5kg" / "per sak 10kg" / "per sak 25kg" — catatan-catatan itu disalin ke kartu Beras yang benar sebelum kartu lamanya diarsipkan. Jadi satu kartu Beras kini punya semua pilihan ukuran, bukan cuma satu.
Cara kerjanya
Semua riwayat yang menunjuk ke item duplikat — pembelian, opname, resep, harga standar, vendor pilihan, riwayat stok, dan seterusnya — dipindahkan ke item utama. Baris yang kebetulan bentrok (misal opname periode & outlet yang sama tercatat di kedua item) digabungkan menjadi satu (dijumlahkan untuk resep, atau salah satu dipilih untuk opname — jelas terlihat di pratinjau sebelum Anda menekan Gabungkan). Item duplikatnya sendiri tidak dihapus — statusnya berubah jadi nonaktif, persis seperti tombol Nonaktifkan biasa, supaya kode & riwayat lamanya tetap bisa ditelusuri.
Satuan beli ikut pindah, bukan hilang. Selain riwayat, setiap satuan beli milik
item duplikat (sak 5kg, sak 10kg, sak 25kg, …) disalin ke item utama —
lengkap dengan angka konversinya, jadi tim warung tetap bisa mencatat pembelian dalam
ukuran kemasan yang benar-benar dikirim vendor. Setelah digabung, rantai satuan item
utama berisi gabungan satuan miliknya sendiri + satuan dari semua duplikat.
Yang tidak disalin hanyalah satuan yang namanya sudah ada di item utama — itu
dilewati (bukan ditimpa), dan pratinjau menyebut satuan mana saja yang dilewati.
Kenapa penting?
Karena menggabungkan memindahkan angka stok & biaya, bukan sekadar mengganti nama — kalau item duplikat kebetulan pernah dihitung di Opname periode yang sudah ditutup, Stok Akhir periode itu bisa berubah (dan HPP periode itu ikut naik/turun mengikuti koreksi). Ini bukan kesalahan — satu tumpukan fisik yang tadinya tercatat dua kali kini dihitung sekali dengan benar — tapi karena menyentuh angka yang sudah dilaporkan, dialognya sengaja meminta konfirmasi kedua khusus untuk kasus ini (lihat langkah 3 di bawah).
Satu hal yang perlu diperiksa DULU: nama satuannya
Karena satuan yang namanya sama dilewati (bukan digabung), dua item duplikat yang
sama-sama menamai satuannya sak — padahal yang satu berarti 25kg dan yang lain
50kg — hanya akan menyisakan satu sak di item utama; yang kedua dilewati, dan
ukuran 50kg-nya tidak ikut terbawa. Sistem hanya membandingkan nama satuannya, bukan
angka konversinya. Maka sebelum menggabungkan, pastikan tiap ukuran kemasan punya
nama yang berbeda dan jelas (sak 25kg dan sak 50kg, bukan dua-duanya sak).
Cara memeriksanya ada di langkah pratinjau — baris
"Satuan beli dilewati (sudah ada)" adalah tempat masalah ini terlihat, sebelum
Anda menekan Gabungkan.
Buka menu Gabungkan dari baris item
Pada baris item yang duplikat, di sebelah tombol Rantai Satuan, tekan:
Dialog Gabungkan Item terbuka dengan baris ini otomatis terisi sebagai Item Duplikat (yang akan dihapus/dinonaktifkan). Pilih Item Utama (yang dipertahankan) lewat kotak cari — hanya item aktif dengan Satuan Dasar yang sama yang muncul di pilihan (item bersatuan berbeda tidak bisa digabung). Tombol Tukar membalik mana yang utama dan mana yang duplikat kalau salah pilih.
Tekan Pratinjau perubahan
Sebelum apa pun berubah, tekan Pratinjau perubahan untuk melihat persis berapa baris yang akan dipindahkan (per tabel: opname, resep, pembelian, riwayat stok, dsb), berapa baris duplikat yang akan dihapus, dan satuan beli mana yang ikut diserap ke item utama. Baris yang jumlahnya nol tidak ditampilkan.
Periksa dua baris ini di pratinjau — inilah nasib ukuran kemasan Anda:
- "Satuan beli diserap: …" — satuan yang akan pindah ke item utama dan tetap bisa dipilih di form Pembelian. Untuk contoh Beras di atas, di sini seharusnya muncul semua ukuran sak yang Anda punya.
- "Satuan beli dilewati (sudah ada): …" — satuan yang tidak disalin karena item
utama sudah punya satuan dengan nama yang sama. Kalau di sini muncul nama ukuran
yang sebenarnya beda isi (dua-duanya bernama
sakpadahal 25kg vs 50kg), jangan lanjut: tutup dialog, ganti dulu nama satuannya lewat Rantai Satuan supaya bedanya jelas, baru gabungkan.
Kalau muncul pesan "Satuan dasar harus sama", berarti kedua item punya Satuan Dasar berbeda — Gabungkan tidak bisa dipakai untuk itu; pertimbangkan salah satu cukup dinonaktifkan saja.
Centang konfirmasi, lalu Gabungkan
Centang "Saya paham item duplikat akan dinonaktifkan dan semua riwayatnya dipindahkan ke item utama". Kalau pratinjau menunjukkan ada opname yang bentrok (fisik yang sama pernah dihitung di kedua item pada periode & outlet yang sama), muncul kotak peringatan tambahan berwarna merah beserta centang kedua — ini menandakan Stok Akhir periode tersebut akan berubah. Setelah semua centang terisi, tekan:
Tabel Item / Bahan langsung menampilkan hasilnya: baris duplikat hilang dari daftar (nonaktif), dan item utama membawa seluruh riwayat gabungan.
Sudah pernah dipakai di Resep (BOM)? Baris resep yang menunjuk ke item duplikat ikut dipindahkan ke item utama secara otomatis — tidak perlu menyusun ulang resep manapun setelah menggabungkan.
Ukuran kemasan tetap bisa dipakai setelah digabung
Ini bagian yang paling sering ditanyakan tim warung, jadi kita lihat contoh utuhnya. Misalkan sebelum digabung katalog Anda seperti ini — empat item terpisah, masing-masing hanya tahu satu ukuran kemasan:
| Item (sebelum) | Satuan Dasar | Satuan beli yang dikenal |
|---|---|---|
Beras 5kg | gr | sak 5kg, kg |
Beras 10kg | gr | sak 10kg |
Beras 25kg | gr | sak 25kg |
Beras 50kg | gr | sak 50kg |
Gabungkan ketiga yang bawah ke item Beras 5kg lalu ganti namanya jadi Beras —
hasilnya satu item yang mengenal semua ukuran:
| Item (sesudah) | Satuan Dasar | Satuan beli yang dikenal |
|---|---|---|
Beras | gr | kg, sak 5kg, sak 10kg, sak 25kg, sak 50kg |
Jadi di form Pembelian, tim warung memilih satu item Beras, lalu memilih
ukuran yang benar-benar dikirim vendor hari itu dari daftar satuan — vendor A kirim
sak 25kg, vendor B kirim sak 50kg, keduanya tetap bisa dicatat apa adanya:
Semua ukuran di atas berasal dari item-item yang tadinya terpisah — setelah digabung semuanya
menempel pada satu item Beras.
Yang berubah bagi tim warung hanyalah: dulu mereka mencari item yang namanya cocok
dengan kemasannya (Beras 25kg), sekarang mereka memilih Beras lalu memilih
ukurannya di kolom Satuan Beli. Angka HPP & stok tetap benar karena setiap ukuran
membawa konversinya sendiri ke Satuan Dasar (gr).
Pastikan setelah digabung: buka Rantai Satuan item utama
Sesudah menekan Gabungkan, buka Rantai Satuan pada item utama dan pastikan semua ukuran kemasan yang Anda harapkan sudah ada di daftar. Buka tab Visualisasi untuk melihat rantainya sekaligus — lihat Mengatur rantai satuan (UOM).
Kalau ada ukuran yang belum muncul
Ada dua kemungkinan, keduanya bisa diperbaiki tanpa membatalkan penggabungan:
- Ukurannya dilewati karena namanya sama dengan satuan yang sudah ada (lihat pratinjau) — tambahkan satuan itu manual dengan nama yang berbeda lewat Tambah / ubah satuan beli, isi Satuan Induk & Konversi ke Induk sesuai isinya.
- Ada peringatan rantai satuan pada satuan tertentu (satuan induknya belum ada barisnya) — tambahkan dulu satuan induknya, lalu tekan Hitung ulang. Sistem tidak menebak angka konversi yang salah; satuan bermasalah dibiarkan apa adanya sampai Anda perbaiki.
Perlu ukuran kemasan BARU yang belum pernah ada? Tidak perlu membuat item baru lagi — cukup tambahkan satuan beli baru pada item
Beras(misal vendor baru mulai mengirimsak 20kg). Membuat item terpisah per kemasan adalah kebiasaan yang justru menciptakan duplikat baru.
Mengelola vendor / supplier
Di bagian Vendor Anda mendaftar supplier tempat warung berbelanja — beserta Kontak/PIC, Tempo Bayar (hari), Rekening Pembayaran (nomor rekening tujuan transfer), dan catatan pembayaran. Daftar ini dipakai nanti saat mencatat pembelian dan membayar vendor.
Tekan tombol Tambah Vendor
Isi data vendor
Nama Vendor wajib. Rekening Pembayaran disimpan apa adanya — nanti dipakai untuk mencocokkan rekening saat membayar supaya tidak salah transfer.
Setiap vendor punya tombol Nonaktifkan/Aktifkan yang terlihat, lalu Edit dan Hapus di dalam menu ⋯ — sama polanya dengan outlet & item. Nama vendor yang sudah dihapus boleh dipakai lagi.
Vendor↔Item & Vendor Pilihan
🎓 Pahami dulu: 'pemasok' vs 'vendor pilihan'
Analogi sederhana
Untuk satu bahan, misalnya cabe, biasanya ada beberapa toko yang bisa memasoknya — itu Tautan Vendor↔Item (daftar siapa saja yang menjual bahan ini). Tapi di antara mereka, biasanya ada satu langganan utama yang paling sering dipakai — itu Vendor Pilihan (satu saja per bahan).
Cakupan: berlaku untuk semua outlet, satu grup, atau satu outlet?
Saat menautkan vendor↔item, pilihan Cakupan menentukan ke mana tautan itu berlaku:
| Cakupan | Berlaku untuk | Kapan dipakai |
|---|---|---|
| Tenant (semua outlet) | Semua outlet | Suplier yang sama untuk semua cabang (mis. "Gudang Pusat" yang kirim ke mana saja) |
| Grup | Outlet dalam satu grup | Suplier khusus untuk satu kelompok cabang |
| Outlet spesifik | Satu outlet saja | Cabang yang punya suplier sendiri (mis. pasar tradisional dekat outlet itu) |
Penting — tautan outlet MENGGANTIKAN, bukan menambah. Kalau sebuah bahan sudah punya tautan di Tenant (semua outlet), lalu Anda menambah tautan Outlet spesifik untuk outlet tertentu, maka outlet itu hanya melihat tautan outlet-nya sendiri — tautan tenant tidak ikut digabung. Ini disengaja: cabang yang punya suplier sendiri melihat daftarnya sendiri, bukan campuran. Outlet lain yang tidak punya tautan sendiri tetap mewarisi tautan tenant seperti biasa.
Cara kerjanya
Kenapa penting?
Tautan ini tidak membatasi belanja — Anda tetap boleh membeli dari vendor yang belum tertaut. Gunanya hanya mempermudah: vendor yang dikenal & vendor pilihan muncul lebih dulu saat mencatat pembelian, jadi lebih cepat dan lebih jarang salah pilih.
Di halaman Vendor ada dua tab di atas: Vendor (katalog supplier tadi) dan Vendor-Item. Semua tautan vendor↔item dan penanda vendor pilihan kini ada di satu tab Vendor-Item — tidak lagi dua daftar terpisah. Tekan tab Vendor-Item untuk membukanya.
Menautkan banyak item ke satu vendor sekaligus
Tekan tombol Tambah Link di atas tabel. Satu dialog terbuka — Anda memilih vendor & cakupan sekali, lalu menambahkan beberapa item dalam satu kali simpan:
Pilih vendor & cakupan (satu kali untuk seluruh baris)
- Pilih Vendor.
- Pilih Cakupan — Tenant (semua outlet) (default), Grup, atau Outlet spesifik. Kalau bukan Tenant, pilih juga grup / outlet tujuannya.
Tambahkan item satu per satu
Pilih sebuah Item (boleh diketik untuk mencari), isi Catatan bila perlu, lalu tekan + Tambah baris. Item masuk ke daftar di bawah. Ulangi untuk item lain — semua akan ditautkan ke vendor & cakupan yang sama. (Item yang sudah ada di daftar ditolak — muncul pesan "Item ini sudah ada di daftar.")
Simpan semua sekaligus
Tekan Simpan (tombolnya menyebut jumlah baris, mis. "Simpan 3 link"). Semua tautan langsung muncul sebagai baris baru di tabel. Boleh menautkan banyak vendor ke satu item, dan boleh membuat tautan terpisah per cakupan (mis. tenant + satu outlet) — keduanya hidup berdampingan.
Menandai vendor pilihan lewat menu Kelola
Vendor pilihan tidak lagi punya formulir sendiri. Sekarang: tautkan dulu vendor itu ke item-nya (langkah di atas), lalu pada baris tautan yang mau diutamakan, buka menu ⋯ (Kelola) dan tekan Jadikan Pilihan. Baris itu langsung mendapat badge ★ Pilihan, dan badge berpindah dari vendor pilihan lama (hanya satu vendor pilihan per item). Untuk menghapus sebuah tautan, gunakan Hapus di menu yang sama.
Kategori Biaya
Di bagian Kategori Biaya Anda mendaftar kategori pengeluaran untuk biaya
operasional — misal Listrik, Gaji, Sewa. Setiap kategori punya Grup Biaya:
Operasional atau Gaji.
Tekan Tambah Kategori
Isi nama & pilih grup
Ketik Kategori (misal Listrik) dan pilih Grup Biaya (Operasional atau Gaji).
Kalau ada salah ketik atau kategori perlu dipindah ke grup lain (misal dari
Operasional ke Gaji), Anda tidak perlu hapus-buat ulang — tekan menu
titik-tiga ⋯ di baris kategori lalu Edit, perbaiki nama/grup, Simpan
perubahan. Kategori yang sudah dipakai di transaksi tetap utuh (id-nya tidak
berubah). Tiap baris juga punya tombol Aktifkan/Nonaktifkan untuk
menyembunyikannya tanpa menghapus.
Menghapus kategori hanya menyembunyikannya dari pilihan biaya baru — catatan biaya lama tidak ikut berubah. Nama kategori yang sudah dihapus boleh dipakai lagi.
Kontak / Notifikasi
Di bagian Kontak/Notifikasi Anda mendaftar penerima pesan (pengiriman PO & pengingat pembayaran) lewat Email dan WhatsApp. Setiap kontak punya Peran, Nama, Email, dan WhatsApp.
Ada tiga peran, dan peran menentukan pesan apa yang diterima kontak itu:
| Peran | Untuk siapa | Menerima |
|---|---|---|
pic | Penanggung jawab di outlet (orang lapangan) | Notifikasi pengiriman PO & pengingat pembayaran |
admin | Admin outlet/grup | Notifikasi pengiriman PO & pengingat pembayaran |
finance | Bagian keuangan yang membayar vendor | Pengingat pembayaran PO (tagihan jatuh tempo) |
Pengingat pembayaran terkirim otomatis setiap pagi (08:00 WIB) ke kontak berperan
admin,finance, danpicpada outlet itu — berisi daftar PO yang sudah diterima tapi belum dibayar dan jatuh tempo ≤ 3 hari (atau sudah lewat). Jadi daftarkan minimal satu kontak dengan email/WhatsApp aktif, kalau tidak pengingat tidak terkirim untuk outlet itu.
Untuk mengganti nama, peran, email, atau WhatsApp seorang kontak, tekan menu titik-tiga ⋯ di barisnya lalu Edit, perbaiki isinya, Simpan perubahan. Tidak perlu hapus-buat ulang. Tiap baris juga punya tombol Aktifkan/Nonaktifkan untuk menyembunyikan kontak tanpa menghapusnya (berguna kalau orang itu sedang cuti/keluar tapi riwayat notifikasinya tetap harus terbaca).
Rekening Deposit & Pemegang Kas (per outlet)
Beda dengan yang lain: Rekening & Pemegang Kas khusus per outlet — tidak diwariskan dari grup. Pilih dulu Outlet-nya di atas tabel, lalu kelola isinya.
- Rekening Deposit — daftar rekening setoran yang sah untuk outlet itu (Nama Pemilik, Bank, No. Rekening, catatan). Nanti dipakai untuk mengecek setoran penjualan supaya rekening yang dipakai benar.
- Pemegang Kas — daftar orang yang memegang kas kecil di outlet itu (Nama Pemegang Kas, catatan, status aktif).
Pilih outlet lewat pemilih Outlet di tiap bagian; isinya akan ganti mengikuti outlet yang dipilih.
Untuk memperbaiki rekening (nama pemilik/bank/no. rekening) atau mengganti nama pemegang kas, tekan menu titik-tiga ⋯ di barisnya lalu Edit, perbaiki isinya, Simpan perubahan — tidak perlu hapus-buat ulang. Tiap baris Pemegang Kas juga punya tombol Aktifkan/Nonaktifkan untuk menonaktifkan pemegang kas tanpa menghapusnya.
Aset Modal — Depresiasi & Amortisasi
Di halaman Depresiasi & Amortisasi Anda mencatat aset mahal yang manfaatnya berlangsung banyak bulan — terutama Biaya Renovasi (misal renovasi dapur) dan Biaya Sewa (sewa ruko setahun). Karena manfaatnya bukan cuma satu bulan, biaya itu tidak dimasukkan sekaligus ke P&L — melainkan dibagi rata per bulan selama masa manfaatnya. Angka per bulan inilah yang muncul sebagai baris (-) Depresiasi Renovasi dan (-) Amortisasi Sewa di laporan Laba Rugi.
🎓 Pahami dulu: kenapa biaya mahal 'dibagi-bagi' per bulan
Analogi sederhana
Bayangkan Anda renovasi dapur Rp 12 juta, dan hasilnya akan dipakai 2 tahun
(24 bulan). Kalau seluruh Rp 12 juta itu dicatat di bulan ini saja, laba bulan ini
tiba-tiba rugi besar, padahal dapurnya akan terpakai sampai 2 tahun ke depan —
tidak adil. Karena itu biaya itu dipotong tipis-tipis: Rp 12 juta ÷ 24 bulan = Rp 500.000/bulan. Setiap bulan P&L terpotong Rp 500.000 selama 24 bulan, jadi
laba tiap bulan mencerminkan biaya dapur yang benar-benar dipakai bulan itu.
Cara kerjanya: biaya dialokasikan tiap bulan
Dua jenis aset modal
| Jenis | Contoh | Masa manfaat (usul) |
|---|---|---|
| Renovasi | Renovasi dapur, bangun meja, pasang exhaust | Sampai umur ekonomi bangunan (mis. 24 bulan), pilih yang lebih pendek antara umur vs sisa kontrak sewa |
| Sewa | Sewa ruko setahun | Sesuai durasi kontrak (mis. 12 bulan untuk sewa 1 tahun) |
Kenapa penting?
Karena tanpa mencatat aset modal ini, baris (-) Depresiasi Renovasi dan (-) Amortisasi Sewa di Laba Rugi akan Rp 0 — sehingga laba terlihat lebih besar dari kenyataan (biaya mahal yang sebenarnya sedang dipakai tidak ikut dihitung). Mencatatnya di sini membuat setiap bulan P&L otomatis akurat.
Menambah aset modal
Tekan tombol Tambah Aset
Di kanan atas halaman, tekan:
Isi data aset
Pilih Jenis Aset (Renovasi atau Sewa), pilih Outlet, lalu isi Nama
Aset, Total Biaya (dalam rupiah penuh, misal 12000000), Periode Mulai
(bulan mulai dicatat, format tahun-bulan), dan Jumlah Bulan masa manfaatnya.
Catatan opsional.
Lihat pratinjau, lalu Simpan
Saat Anda mengetik, kotak estimasi di bawah otomatis menghitung: Per Bulan (estimasi) = Total ÷ Jumlah Bulan, dan Periode Selesai (estimasi) = Periode Mulai + (Jumlah Bulan − 1). Ini hanya pratinjau — sistem menyimpan angka finalnya. Tekan Simpan aset. Aset langsung muncul di tabel dengan jenis
Renovasi atau Sewa.
Kalau muncul pesan "Nama aset ini sudah dipakai aset aktif lain outlet tersebut", berarti sudah ada aset aktif dengan nama & jenis yang sama di outlet itu — pakai nama lain (nama aset yang sudah dihapus boleh dipakai lagi).
Mengubah & menghapus aset
Per baris ada menu ⋯ (kolom Kelola) berisi Edit dan Hapus — sama pola-nya dengan master lain.
- Edit — ubah Total Biaya, Periode Mulai, Jumlah Bulan, atau Catatan. Sistem menghitung ulang Per Bulan & Periode Selesai-nya. Jenis, Outlet, dan Nama Aset tidak bisa diubah lewat Edit — kalau perlu mengganti nama atau jenis, Hapus aset itu lalu buat yang baru.
- Hapus — menyembunyikan aset dari daftar. Setelah dihapus, aset itu berhenti mengurangi P&L dan namanya bisa dipakai lagi. Datanya tidak benar-benar hilang (masih bisa dipulihkan).
Bagi Hasil — Pembagian Laba per Outlet
Di halaman Bagi Hasil Anda mencatat siapa mendapat berapa bagian dari laba —
misalnya Owner 75% dan PT MBS 25%. Tiap baris menyimpan satu partner,
persentasenya (rasio 0–1, mis. 0,75 = 75%), cakupan-nya (satu outlet,
satu grup, atau seluruh tenant), dan bulan mulai berlaku-nya. Data ini menyiapkan
pembagian laba — angkanya dipakai nanti saat membuat laporan investor (laporan
bagian tiap partner). Laporan Laba Rugi biasa berhenti di Laba Bersih dan
tidak menampilkan pembagian ini.
🎓 Pahami dulu: kenapa persentase pakai 'bulan mulai berlaku'
Analogi sederhana
Bayangkan kesepakatan bagi hasil itu seperti kontrak yang bisa berubah di tengah jalan. Misalnya dari Januari pembagiannya Owner 75% / PT MBS 25%, lalu mulai Juli masuk partner baru sehingga jadi Owner 70% / PT MBS 20% / Investor 10%. Kesepakatan lama tidak dihapus — ia tetap berlaku untuk Januari–Juni. Yang Anda lakukan cuma menambah baris baru dengan bulan berlaku Juli. Jadi setiap bulan memakai kesepakatan yang benar-benar berlaku saat itu, dan laporan bulan lama tidak ikut berubah.
Cara kerjanya: persentase yang berlaku dipilih per bulan
Cakupan: tenant, grup, atau outlet
Sama seperti pengaturan lain, bagi hasil bisa disetel di tiga tingkat, dan yang paling spesifik menang:
| Cakupan | Untuk apa |
|---|---|
| Tenant | Default untuk semua outlet (mis. PT MBS 25%) |
| Grup | Untuk satu kelompok outlet |
| Outlet | Khusus satu outlet — menimpa default tenant/grup |
Jadi cukup setel default di tingkat Tenant sekali; outlet yang butuh pembagian beda tinggal diberi baris Outlet sendiri untuk partner itu.
Kenapa total sebaiknya ≈ 100%?
Karena pembagian laba seharusnya habis dibagi ke para partner. Kalau jumlah semua persentase jauh dari 100% (di luar toleransi ±0,5%), sistem memberi peringatan — tapi tidak memblokir Anda menyimpan (kadang memang sengaja belum genap). Anggap peringatan itu pengingat untuk mengecek kembali angkanya.
Menambah bagi hasil
Tekan tombol Tambah Bagi Hasil
Di kanan atas halaman, tekan:
Isi data bagi hasil
Pilih Cakupan (Outlet, Grup, atau Tenant) — untuk Outlet/Grup pilih juga
outlet/grup-nya; untuk Tenant berlaku ke seluruh outlet. Lalu isi Partner (nama
penerima, mis. Owner), Persentase (0–1) (mis. 0.75 untuk 75%), Berlaku
Mulai (bulan mulai, format tahun-bulan), dan Catatan opsional.
Tekan Simpan bagi hasil
Baris langsung muncul di tabel dengan persentasenya (mis. 75%), badge cakupan
Outlet, Grup, atau Tenant, dan bulan berlakunya. Ulangi untuk tiap partner sampai jumlahnya ±100%.
Kalau muncul pesan "Bagi hasil untuk partner & bulan berlaku ini sudah ada di cakupan tersebut", berarti sudah ada baris aktif dengan partner, cakupan, dan bulan berlaku yang sama — ubah baris yang ada (Edit) atau pakai bulan berlaku lain.
Mengubah pembagian mulai bulan tertentu
Untuk mengganti pembagian dari bulan tertentu, jangan ubah baris lama — tambahkan baris baru dengan bulan berlaku yang baru. Baris lama tetap utuh supaya laporan bulan-bulan yang sudah dibuat tidak ikut berubah.
Per baris ada menu ⋯ (kolom Kelola) berisi Edit dan Hapus — sama pola-nya dengan master lain:
- Edit — hanya untuk mengoreksi baris yang sama: ubah Persentase atau Catatan. Partner, Cakupan, dan Berlaku Mulai tidak bisa diubah lewat Edit (itu kunci baris) — untuk mengubah pembagian mulai bulan lain, buat baris baru.
- Hapus — menyembunyikan baris dari daftar (pembagian itu berhenti dipakai). Datanya tidak benar-benar hilang (masih bisa dipulihkan).
Sumber Penjualan — daftar channel penjualan
Menu Data Master → Sumber Penjualan berisi daftar aplikasi/channel tempat Anda berjualan — yang dipakai Tim Warung saat memilih Channel di halaman Penjualan. Dulu daftar ini terkunci di sistem; sekarang Anda bisa menambah channel baru sendiri begitu bisnis mulai berjualan di marketplace baru — tanpa menunggu tim teknis.
🎓 Pahami dulu: dua jenis sumber penjualan
Analogi sederhana
Bayangkan daftar pintu masuk uang ke warung Anda. Enam pintu sudah terpasang sejak awal (Cash, GrabFood, GoFood, ShopeeFood, QRIS-Gopay, QRIS-ShopeePay) — pintu-pintu ini dikunci permanen karena aplikasi sudah tahu cara membaca laporannya. Kalau Anda buka jalur jualan baru (misalnya Tokopedia), Anda memasang pintu sendiri — dan pintu baru itu isinya diketik manual, karena aplikasi belum kenal format laporannya.
Dua jenis, dua perlakuan
| Jenis | Siapa yang buat | Bisa diubah? | Cara isi penjualannya |
|---|---|---|---|
| Bawaan (6 buah) | Sistem | Tidak | Unggah file (CSV/XLSX/PDF) atau foto — dibaca otomatis |
| Kustom (buatan Anda) | Anda | Ya | Ketik manual angka NET-nya |
Tombol Kelola (⋯) pada baris Bawaan sengaja dimatikan — enam sumber itu
tidak bisa diganti nama maupun dinonaktifkan, karena nama-nama itulah yang dipakai
aplikasi untuk mencocokkan laporan dan mutasi bank.
Kenapa penting?
Nama sumber dipakai persis apa adanya di seluruh aplikasi — di laporan penjualan,
di Rekonsiliasi Bank, dan di Laba Rugi.
Jadi tulis nama yang rapi dan konsisten sejak awal (mis. Tokopedia, bukan
tokped atau Toko Pedia).
Buka Data Master → Sumber Penjualan
Di sidebar kiri, buka grup Data Master, lalu pilih Sumber Penjualan. Daftar tampil dengan 6 sumber bawaan lebih dulu, baru sumber kustom Anda di bawahnya.
Tekan Tambah Sumber
Ketik nama channel baru, lalu Simpan
Sumber kustom selalu dicatat manual. 6 sumber bawaan tidak dapat diubah.
Maksimal 32 karakter. Nama harus unik dan dicatat persis seperti yang Anda ketik.
Sumber baru langsung muncul di tabel dengan label Kustom, Metode Input = Manual, dan status Aktif.
Nama tidak boleh kembar. Kalau nama sudah dipakai (termasuk oleh sumber bawaan seperti
Cash, atau oleh sumber kustom yang sedang nonaktif), muncul pesan merah "Nama sumber sudah dipakai." — ganti namanya lalu simpan lagi.
Mengubah nama & menonaktifkan sumber kustom
Pada baris Kustom, tombol Kelola (⋯) aktif dan berisi Ubah nama. Di
sebelahnya ada tombol Nonaktifkan / Aktifkan.
- Ubah nama — mengganti nama channel (mis. channel berganti merek). Penting: mengubah nama tidak mengubah data penjualan lama — angka yang sudah tercatat tetap memakai nama lamanya. Nama baru berlaku untuk pencatatan berikutnya.
- Nonaktifkan — channel berhenti muncul di pilihan Channel halaman Penjualan, tetapi barisnya tetap ada di daftar ini (status berubah jadi Nonaktif) dan seluruh penjualan lamanya tetap utuh — tidak ada data yang terhapus. Tekan Aktifkan kapan saja untuk memakainya lagi.
Tidak ada tombol Hapus di halaman ini — dan itu disengaja. Menonaktifkan sudah cukup untuk menghentikan pemakaian sebuah channel, sekaligus menjaga riwayat penjualannya tetap bisa dibaca di laporan.
Gunakan filter Jenis di kanan atas (Semua / Bawaan / Kustom) untuk menyaring daftar, dan kotak Cari nama sumber… untuk mencari cepat.
Panduan Admin / Keuangan / Owner
Panduan untuk Admin, Keuangan, dan Owner — mengatur pengguna & warung, menyetujui pembayaran, dan membaca laba rugi di MBS Food Cost.
Cara Mengirim PO ke Pemasok (Kirim PO)
Panduan Admin/Keuangan/Owner mengirim Purchase Order ke pemasok di MBS Food Cost — memilih PO yang sudah SUBMITTED, meninjau pratinjau (baris barang, subtotal, tempo, penerima), lalu menekan Kirim PO. Pemasok menerima PO sebagai PDF lewat email DAN ringkasan + tautan PDF lewat WhatsApp. Mengirim PO mengubah status menjadi SENT dan mencatat jejak kirim — tetapi BELUM menambah stok dan BELUM masuk biaya bahan (COGS); itu terjadi nanti saat barang diterima. PO yang sudah SENT bisa dikirim ulang (Kirim Ulang).