Cara Input Opname (Stok Akhir)
Panduan Tim Warung menghitung stok fisik akhir bulan (Opname) di MBS Food Cost — pilih warung & periode, isi qty stok dalam satuan dasar, pakai tombol 'Isi sisa = 0' untuk barang yang habis, lalu Simpan. Hitungan ini menjadi Stok Akhir yang dibaca laporan biaya bahan (COGS) dan membuat stok aplikasi pas dengan kenyataan di gudang.
Halaman Opname Stok (menu Operasional Harian → Opname Stok) adalah tempat Anda menghitung sisa stok fisik di akhir periode — biasanya akhir bulan. Anda berkeliling gudang, menghitung berapa sisa tiap barang, lalu mengisinya ke satu lembar dan menekan Simpan Opname. Hitungan itu menjadi Stok Akhir bulan ini, dan stok di aplikasi langsung disesuaikan dengan angka yang Anda hitung.
🎓 Pahami dulu: kenapa stok harus dihitung ulang
Analogi sederhana
Aplikasi mencatat stok seperti buku tabungan: tiap pembelian menambah, tiap pemakaian mengurangi. Tapi di dunia nyata ada susut — tumpah, basi, terpakai tanpa tercatat, atau salah catat. Opname itu seperti menghitung uang fisik di laci lalu mencocokkannya dengan buku: kalau beda, yang benar adalah hitungan fisik. Aplikasi lalu membetulkan bukunya agar pas dengan laci.
Cara kerjanya: dari hitung sampai jadi laporan
Kenapa penting?
Stok Akhir yang Anda hitung dipakai langsung untuk menghitung biaya bahan (COGS) bulan itu — rumusnya: stok awal + pembelian − stok akhir. Kalau Anda salah hitung atau melewati barang, angka food cost jadi salah. Karena itu: hitung teliti, dan jangan biarkan barang yang habis kosong — isi 0 supaya tercatat "memang habis", bukan "lupa dihitung". Hitungan bulan berikutnya juga mulai dari angka ini, jadi periode depan ikut benar.
Menghitung stok satu periode
Buka halaman Opname Stok
Dari menu kiri, pilih Opname Stok. Pastikan Warung dan Periode sudah
benar — Periode adalah bulan yang Anda hitung (mis. 2026-06), dan Tanggal
Opname adalah tanggal Anda benar-benar menghitung.
Isi qty stok fisik tiap barang
Barang ditampilkan dikelompokkan per kategori (Food, Minuman, Kemasan, Gas,
Cleaning). Isi jumlah sisa fisik tiap barang dalam satuan dasar — perhatikan
satuan yang tertera di sebelah kanan kolom (mis. gr, ml, pc). Misalnya 1 karung
beras yang tersisa Anda isi sebagai 25000 (gram), bukan "1 karung".
RM026 · Cabe
avg Rp120/gr • lalu: 1200
grRM030 · Beras
avg —/gr
gr
Tulisan kecil avg Rp…/gr di bawah nama barang hanya pengingat harga
rata-rata — kalau tertulis — berarti barang itu belum punya data
pembelian (bukan berarti gratis). • lalu: menunjukkan hasil hitung periode
sebelumnya, sebagai pembanding.
Pakai "Isi sisa = 0" untuk barang yang habis
Setelah mengisi barang yang ada sisanya, tekan Isi sisa = 0. Semua kolom yang masih kosong otomatis terisi 0 — artinya barang itu dihitung habis.
Ini penting: 0 adalah hitungan yang nyata ("memang habis"), berbeda dari barang yang dibiarkan kosong (dianggap dilewati, tidak ikut disimpan). Jadi kalau sebuah barang memang habis, jangan dibiarkan kosong — isi 0.
Tekan Simpan Opname
Muncul pesan "Tersimpan: N item periode 2026-06. Snapshot bulan diperbarui & N baris ditambah ke riwayat (Opname_Log) — hitungan lama tidak hilang." Stok di aplikasi kini pas dengan hitungan Anda, dan angka ini dipakai laporan biaya bahan bulan itu.
Tombol Simpan masih mati? Tombol baru aktif kalau minimal satu barang sudah diisi. Kalau semua kolom kosong, tekan dulu Isi sisa = 0 atau isi setidaknya satu barang.
Kalau perlu menghitung ulang periode yang sama
Boleh saja menghitung lebih dari sekali dalam satu bulan (mis. ada koreksi). Saat Anda Simpan lagi untuk periode yang sama, angka snapshot bulan itu ditimpa dengan hitungan terbaru — jadi satu barang = satu angka Stok Akhir per bulan. Riwayat hitungan lama tidak hilang: setiap kali Simpan menambah satu baris ke riwayat (Opname_Log), jadi semua hitungan tetap tercatat untuk jejak audit.
Saat Anda membuka kembali periode yang sudah disimpan, kolom qty terisi otomatis dari hitungan terakhir — tinggal Anda betulkan yang perlu, lalu Simpan ulang.
Cara Unggah Laporan POS
Panduan Tim Warung mengunggah laporan 'Sales Recapitulation Detail Report' (.xlsx) dari dashboard POS ke MBS Food Cost — pilih warung, pilih file laporan yang benar, lalu tekan 'Unggah laporan POS'. Sistem memeriksa format file: file yang benar disimpan dan menampilkan jumlah baris tersimpan, baris nol yang dilewati, bill duplikat, dan jumlah bill yang stok teoretisnya otomatis dikurangi dari resep; file yang SALAH pilih atau formatnya BERUBAH ditolak otomatis agar data penjualan tidak rusak. Mengunggah file yang sama dua kali tidak menambah baris (aman dari dobel).
Cara Catat Penyesuaian Stok
Panduan Tim Warung mencatat pergerakan stok yang bukan pembelian/penjualan di MBS Food Cost — bocor/susut, kadaluarsa, rusak, transfer antar warung, dan koreksi/temuan. Pilih jenis penyesuaian, item, dan qty (satuan dasar); tanda plus/minus diisi otomatis dari jenisnya. Penyesuaian merapikan saldo stok di aplikasi agar pas dengan kenyataan — TANPA mengubah angka food cost bulan itu.