Panduan MBS Food Cost
Admin / Keuangan / Owner

Cara Membekukan Laba Rugi (Snapshot P&L)

Panduan Keuangan / Admin / Owner membekukan (snapshot) Laba Rugi satu outlet per periode di MBS Food Cost — menyimpan angka Laba Rugi DAN pembagian hasil (bagi hasil) apa adanya saat itu, sebagai arsip resmi yang tidak ikut berubah walau catatan sumber diedit belakangan. Snapshot adalah syarat sebelum periode bisa ditutup.

Untuk:KeuanganAdminOwner / Pemilik

Setelah laporan Laba Rugi (P&L) satu bulan sudah lengkap dan benar, Anda bisa membekukannya — istilah aplikasi: Snapshot. Membekukan artinya memotret angka laba rugi dan pembagian hasil (bagi hasil ke mitra) apa adanya saat itu, lalu menyimpannya sebagai arsip resmi bulan itu.

Foto itu tidak ikut berubah walaupun nanti ada catatan lama yang diperbaiki. Inilah bedanya dengan halaman Laba Rugi biasa yang selalu mengikuti data terbaru.

Tombol Bekukan P&L hanya muncul untuk Keuangan, Admin, dan Owner. Manager hanya bisa membaca Laba Rugi — mereka tidak melihat tombol ini.

🎓 Pahami dulu: kenapa Laba Rugi perlu dibekukan

Analogi sederhana

Halaman Laba Rugi biasa itu seperti jam dinding — selalu menunjukkan waktu sekarang: kalau ada belanja lama yang baru diperbaiki, angkanya ikut berubah. Snapshot itu seperti memotret jam itu lalu menempel fotonya di buku arsip: foto tetap menunjukkan jam saat dipotret, berapa pun jam dinding berubah sesudahnya.

Cara kerjanya

Laba Rugi siapBulan sudah lengkap & benar
Tekan BekukanAngka + bagi hasil dipotret
Jadi arsip bekuTidak berubah walau data lama diedit
Periode siap ditutupSnapshot = syarat tutup buku

Saat Anda menekan Bekukan P&L, aplikasi menyimpan dua hal sekaligus: (1) semua baris laba rugi (Pendapatan, HPP, Laba Kotor, biaya, sampai Laba Bersih + Net Margin) persis seperti di layar saat itu, dan (2) pembagian hasil — berapa rupiah dan berapa persen bagian tiap mitra dari Laba Bersih bulan itu.

Kenapa penting?

  • Arsip resmi yang stabil — laporan investor dan bagi hasil memakai angka beku ini, jadi semua pihak melihat angka yang sama dan tidak berubah-ubah.
  • Syarat tutup buku (tutup periode) — sebuah bulan belum bisa ditutup sebelum Laba Ruginya dibekukan. Snapshot adalah langkah pertama menutup periode.
  • Bagi hasil ikut dikunci — kalau master bagi hasil diubah belakangan, bagian mitra di bulan yang sudah beku tidak ikut berubah (adil & dapat diaudit).

Sumber belajar

Langkah membekukan

Buka menu Laporan & Keuangan → Laba Rugi, pilih Outlet dan Periode yang ingin dibekukan, lalu ikuti langkah ini.

Pastikan angka sudah benar

Baca laporan dari atas ke bawah. Pastikan tidak ada peringatan kuning "⚠ HPP belum final" dan tidak ada baris rasio bertanda "—". Kalau masih ada, lengkapi dulu catatan yang kurang (input opname / catat penjualan) sebelum membekukan.

Anda tetap boleh membekukan bulan yang belum final, tapi aplikasi akan mengingatkan bahwa angka HPP masih bisa berubah. Membekukan tidak pernah dilarang — hanya diberi tanda jujur.

Tekan tombol Bekukan

Di kanan atas kotak laporan ada tombol biru ini:

Lihat tanda berhasil

Setelah ditekan, muncul pesan hijau dan status berubah jadi "Sudah di-snapshot" beserta tanggal & jamnya:

P&L periode 2026-06 dibekukan.

Tombolnya juga berubah menjadi "Snapshot Ulang (Overwrite)" — tandanya bulan ini sudah punya arsip beku.

Membekukan ulang (Snapshot Ulang)

Kalau ternyata ada perbaikan setelah dibekukan, Anda bisa membekukan ulang: tekan Snapshot Ulang (Overwrite). Arsip lama ditimpa dengan angka terbaru — tidak menumpuk arsip ganda; satu outlet × satu periode selalu satu arsip. Setiap pembekuan tercatat di log audit (siapa & kapan), jadi tetap dapat ditelusuri.

Aman ditekan dua kali tak sengaja: pembekuan kebal pengulangan — klik ganda tidak membuat arsip dobel.

Peringatan yang mungkin muncul

  • ⚠ HPP belum final — bulan ini opname stok / penjualannya belum lengkap, jadi angka HPP masih bisa berubah. Snapshot tetap tersimpan, tapi sebaiknya lengkapi dulu lalu Snapshot Ulang.
  • Total bagi hasil di luar toleransi — jumlah persen bagian semua mitra tidak pas 100% (lebih dari ±0,5% meleset). Snapshot tetap berhasil, tapi periksa master Bagi Hasil outlet ini — kemungkinan ada bagian yang salah setel.

Catatan akses

Tombol Bekukan P&L adalah tindakan keuangan — hanya Keuangan, Admin, dan Owner yang melihatnya. Manager bisa membuka dan membaca Laba Rugi, tapi tidak bisa membekukan. Tim Warung (staff) tidak melihat menu Laba Rugi sama sekali. Outlet di luar cakupan Anda akan menampilkan "Akses ditolak".

Di halaman ini