Cara Unggah Laporan POS
Panduan Tim Warung mengunggah laporan 'Sales Recapitulation Detail Report' (.xlsx) dari dashboard POS ke MBS Food Cost — pilih warung, pilih file laporan yang benar, lalu tekan 'Unggah laporan POS'. Sistem memeriksa format file: file yang benar disimpan dan menampilkan jumlah baris tersimpan, baris nol yang dilewati, bill duplikat, dan jumlah bill yang stok teoretisnya otomatis dikurangi dari resep; file yang SALAH pilih atau formatnya BERUBAH ditolak otomatis agar data penjualan tidak rusak. Mengunggah file yang sama dua kali tidak menambah baris (aman dari dobel).
Halaman Laporan POS (menu Operasional Harian → Laporan POS) adalah tempat Anda mengunggah laporan penjualan rinci dari dashboard POS — file bernama "Sales Recapitulation Detail Report" dalam format .xlsx. Caranya singkat: pilih warung, pilih file laporannya, lalu tekan Unggah laporan POS. Aplikasi memeriksa apakah file-nya benar, membaca tiap baris penjualan, dan menampilkan ringkasannya.
Sekali unggah, aplikasi juga otomatis mengurangi stok teoretis bahan baku berdasarkan resep tiap menu yang terjual (mis. tiap Paket GEMOI yang laku otomatis memotong cabai sekian gram). Anda tidak perlu menghitung manual — cukup unggah laporannya.
Halaman ini punya dua tab di bawah kotak penyaring Warung dan Periode:
- Unggah & Riwayat — tempat Anda mengunggah laporan baru dan menelusuri daftar bill yang sudah masuk (dijelaskan di bawah).
- Analitik — grafik tren penjualan dan peringkat menu terlaris untuk warung & periode yang dipilih, plus tombol Unduh Excel. Cocok untuk manajer/owner yang ingin melihat menu mana yang paling laku. Lihat Membaca tab Analitik.
🎓 Pahami dulu: kenapa file diperiksa dulu sebelum disimpan
Analogi sederhana
Bayangkan Anda diminta menyetor laporan tertentu, tapi di dashboard POS ada banyak jenis laporan yang mirip-mirip. Gampang salah ambil. Atau, suatu hari pihak POS mengubah bentuk laporannya (ganti nama kolom, hapus kolom). Kalau file yang salah langsung disimpan, angka penjualan jadi kacau dan susah dibetulkan. Karena itu aplikasi memeriksa dulu: kalau bentuknya tidak cocok, file ditolak dan tidak ada yang disimpan — jadi data Anda selalu aman.
Cara kerjanya: dari file sampai jadi ringkasan
Kenapa penting?
Laporan POS adalah rincian penjualan per menu per bill. Datanya dipakai untuk analisa berikutnya, jadi harus bersih. Tiga pengaman yang perlu Anda tahu:
- File salah / format berubah → ditolak (tidak ada baris yang masuk). Ini sengaja.
- Baris bernilai 0 dilewati (mis. menu paket/modifier yang harganya 0) — bukan error, memang tidak dihitung sebagai penjualan.
- File yang sama diunggah lagi → tidak menambah apa-apa. Aman dari dobel hitung.
- Stok bahan baku otomatis berkurang sesuai resep tiap menu yang terjual. Menu yang belum punya resep akan dilewati (bukan error) — minta admin mengisi resepnya di Peta POS & Resep supaya stoknya ikut terhitung.
Mengunggah laporan POS
Pilih warung & isi nama penginput
Dari menu kiri, pilih Laporan POS. Halaman ini menampilkan daftar bill yang sudah pernah diunggah. Untuk mengunggah laporan baru, tekan tombol biru Unggah POS di kanan atas — formulir unggah akan terbuka dalam sebuah jendela. Di dalamnya, pastikan Warung benar, lalu isi Nama penginput (nama Anda).
Pilih file laporan POS (.xlsx)
Pada File laporan POS (.xlsx), pilih persis file "Sales Recapitulation Detail Report" yang Anda unduh dari dashboard POS. Pastikan bukan laporan lain.
Pastikan Anda memilih persis laporan "Sales Recapitulation Detail Report" (.xlsx).
Tekan Unggah laporan POS
Kalau file-nya benar, muncul pesan hijau seperti "✅ 434 baris tersimpan (69 bill, periode 2026-06). Dilewati: 338 baris nol, 0 bill duplikat. Stok teoretis: 24 bill dikurangi, 0 bill dilewati (resep belum diisi)." beserta angka ringkasan:
434
338
24 bill
- Baris tersimpan — jumlah baris yang masuk (baris penjualan dan baris paket/modifier-nya). Angka (… bill) di pesan hijau adalah jumlah bill berbeda yang baru masuk — biasanya jauh lebih kecil dari jumlah baris.
- Baris nol (dilewati) — baris bernilai 0 (paket/modifier). Tetap disimpan untuk catatan, tapi tidak dihitung ke dalam total penjualan.
- Bill duplikat — bill yang sudah pernah masuk sebelumnya, jadi tidak ditambah lagi.
- Stok teoretis dikurangi — jumlah bill yang resepnya ketemu, sehingga stok bahan bakunya otomatis berkurang. Pesan hijau juga menyebut berapa bill yang dilewati (resep belum diisi) — itu pertanda ada menu yang resepnya belum dibuat.
Membaca tab Analitik (grafik & peringkat menu)
Tab Analitik (di sebelah Unggah & Riwayat) menampilkan grafik tren penjualan dan peringkat menu untuk Warung & Periode yang sedang dipilih di kotak penyaring atas. Semua angka di sini hanya dibaca — tidak ada yang bisa diubah. Tab ini juga tempat tombol Unduh Excel sekarang berada.
🎓 Pahami dulu: apa yang dijawab tab Analitik
Setelah laporan POS masuk, pertanyaan berikutnya biasanya: menu mana yang paling laku? dan penjualan naik atau turun sepanjang bulan? Tab Analitik menjawab keduanya tanpa perlu mengunduh Excel dulu:
- Grafik tren menjawab "bentuk penjualan harian seperti apa — naik, turun, atau datar?" Satu garis per menu, jadi Anda bisa melihat menu mana yang makin laku.
- Peringkat menu menjawab "menu mana penyumbang pendapatan terbesar?" Diurutkan dari yang paling besar, dengan % kontribusi tiap menu terhadap total.
Angka di peringkat ini sama persis dengan lembar Per Menu di file Excel — jadi grafik di layar dan file unduhan selalu sinkron.
Buka tab Analitik
Pastikan Warung dan Periode sudah benar di kotak penyaring atas, lalu tekan tab Analitik. Kalau periode itu belum ada penjualan, muncul pesan "Belum ada penjualan POS periode ini." — itu normal, bukan error.
Pilih ukuran: Pendapatan atau Qty
Di kiri atas ada tombol pilihan Pendapatan / Qty. Pendapatan menampilkan grafik dalam Rupiah; Qty menampilkan jumlah porsi terjual. Pindah tombol langsung mengubah grafik — tidak perlu menunggu memuat ulang.
Pilih menu yang ingin dilihat
Tombol Pilih menu menyaring garis di grafik dan baris di peringkat. Secara default 5 menu teratas (pendapatan terbesar) sudah dipilih. Centang/hilangkan centang untuk menambah/mengurangi garis; pilih Semua menu untuk menampilkan semuanya. Demi keterbacaan, grafik menampilkan maksimal 12 garis sekaligus (kalau lebih, sisanya ditandai "+N lainnya" — tidak ada yang hilang diam-diam).
Baca grafik tren & tabel peringkat
Grafik Tren Pendapatan per Menu (atau Tren Qty per Menu) menampilkan satu garis berwarna per menu sepanjang tanggal di periode itu; tiap warna punya nama di legenda di atas grafik. Arahkan kursor ke grafik untuk melihat angka per tanggal.
Di bawahnya, tabel Peringkat Menu menampilkan kolom Menu · Qty · Pendapatan · Rata-rata/Hari · % Kontribusi, urut dari pendapatan terbesar. Tekan judul kolom untuk mengurutkan ulang (mis. dari Qty terbanyak), dan pakai kotak Cari menu… untuk menyaring.
Unduh ke Excel (opsional)
Tombol Unduh Excel di kanan atas tab Analitik mengunduh ringkasan yang sama menjadi satu file .xlsx untuk Warung & Periode yang dipilih.
File berisi tiga lembar (tab di bagian bawah spreadsheet):
- Per Menu — total Qty, pendapatan, rata-rata per hari, jumlah bill, dan % kontribusi tiap menu (sama dengan tabel Peringkat Menu di layar).
- Per Hari — total Qty, pendapatan, dan jumlah bill untuk tiap tanggal.
- Ringkasan — total keseluruhan, rata-rata per hari, dan 5 menu terlaris.
Angka pendapatan di file ini adalah angka asli (bukan teks), jadi Anda bisa menjumlahkannya langsung di Excel — blok kolom Pendapatan, lihat angka Σ di pojok kanan bawah. Kalau angkanya
0, berarti ada kesalahan format — hubungi admin.
Kalau file ditolak
Aplikasi menolak file dan tidak menyimpan apa-apa dalam tiga keadaan. Pesannya beda-beda supaya Anda tahu apa yang harus dilakukan:
File yang sama, diunggah lagi. Muncul "File/laporan ini sudah pernah diupload — tidak ada baris baru." dengan Baris tersimpan = 0. Ini normal — datanya sudah masuk dari unggahan sebelumnya. Untuk data baru, unduh file baru dari dashboard POS.
Salah pilih laporan. Muncul "❌ Ini sepertinya BUKAN 'Sales Recapitulation Detail Report'. Header laporan POS tidak ditemukan…". Artinya file yang Anda pilih bukan laporan yang benar. Kembali ke dashboard POS, unduh & pilih persis laporan "Sales Recapitulation Detail Report".
Format laporan berubah. Muncul "⚠️ Format laporan POS sepertinya BERUBAH. Header ditemukan, tapi kolom inti berikut tidak ada: '…'. Data TIDAK diimpor agar tidak salah…". Ini berarti pihak POS mengubah bentuk laporannya. Jangan dipaksa — hubungi admin supaya pemetaan kolomnya diperbarui.
Memeriksa laporan POS yang sudah diunggah
Halaman Laporan POS menampilkan daftar bill yang sudah pernah diunggah (Tanggal, Bill #, Menu, Qty, Total, Bayar). Anda bisa menelusurinya tanpa harus mengunggah ulang:
- Kotak pencarian — ketik nama menu atau nomor bill untuk menyaring daftar.
- Periode — pilih bulan (format yyyy-MM) untuk melihat bill pada periode itu saja.
- Warung — pilih warung untuk melihat bill milik warung tersebut.
- Judul kolom (↕) — tekan judul kolom untuk mengurutkan, mis. dari total terbesar.
- Halaman — gunakan navigasi halaman di bagian bawah untuk berpindah antar halaman.
Cara Input Penjualan (OFD)
Panduan Tim Warung mengunggah laporan penjualan per channel (GoFood, ShopeeFood, QRIS-Gopay, QRIS-ShopeePay) di MBS Food Cost — pilih warung, periode & channel, lalu pilih mode 'Dari File' (unggah CSV/XLSX/PDF/foto sesuai channel, tekan 'Proses file' untuk membaca angka NET otomatis) atau 'Isi Manual' (tersedia di semua channel, ketik angka sendiri tanpa file). Untuk channel Cash, ambil foto langsung dari kamera HP atau pilih dari galeri — dibaca otomatis (nominal, rekening tujuan, tanggal) dengan rekening tujuan dicocokkan ke daftar resmi outlet & dicap status 🟩/🟥/🟨. Untuk channel GrabFood, unggah laporan PDF yang dibaca otomatis (NET, gross, tanggal). File/dokumen kini OPSIONAL di semua channel termasuk Cash & GrabFood — kalau bukti belum ada, entri tetap bisa disimpan lewat 'Isi Manual' dan barisnya otomatis ditandai '⚠️ Tanpa lampiran bukti (isi manual)' agar mudah dicek ulang, bukan ditolak. Tim Warung kini bisa memproses file di SEMUA channel, termasuk Cash & GrabFood (menyetor foto bukti sendiri, tidak perlu lagi lewat Admin/Keuangan). Manajer ke atas dapat membatalkan (void) entri yang salah lewat kolom 'Kelola'. Penjualan NET (setelah komisi platform) inilah yang menjadi pembagi Food Cost %, dan unggahan harian terakumulasi menjadi total bulan.
Cara Input Opname (Stok Akhir)
Panduan Tim Warung menghitung stok fisik akhir bulan (Opname) di MBS Food Cost — pilih warung & periode, isi qty stok dalam satuan dasar, pakai tombol 'Isi sisa = 0' untuk barang yang habis, lalu Simpan. Hitungan ini menjadi Stok Akhir yang dibaca laporan biaya bahan (COGS) dan membuat stok aplikasi pas dengan kenyataan di gudang.