Melihat Target Bonus Tim
Panduan tim warung membaca halaman Target Penjualan — sejauh mana capaian outlet bulan ini terhadap target bonus, cara membaca batang kemajuannya, dan kenapa nominal rupiah bonusnya tidak ditampilkan di sini.
Di menu Target Penjualan (di grup Ringkasan, sidebar kiri) ada halaman Target Bonus Warung. Halaman itu menjawab satu pertanyaan yang selama ini baru terjawab di akhir bulan: "sampai mana capaian kita, dan berapa lagi kurangnya?"
Baru: dulu batang ini menyempil di bagian bawah halaman Ringkasan, lalu pindah ke halamannya sendiri. Sekarang halaman itu berbentuk tabel — satu baris per outlet — yang bisa Anda cari, urutkan, dan buka detail batangnya dengan menekan tombol
+di kiri baris. Buka lewat menu Target Penjualan (grup Ringkasan). Di halaman Ringkasan kini hanya ada kartu ringkas ("Target Penjualan — N outlet dengan target aktif") dengan tautan "Lihat semua →" ke halaman ini.
Selama ini tim baru tahu tercapai atau tidak setelah bulan tutup — kalau meleset 5 pcs, sudah terlambat. Dengan bagian ini Anda bisa melihatnya setiap hari selagi bulan berjalan, jadi masih sempat dikejar.
Bagian ini tidak menampilkan nominal rupiah bonusnya. Yang terlihat hanya kemajuan menuju target. Alasannya ada di kenapa nominalnya tidak ditampilkan.
Navigasi cepat
- Pahami dulu: cara membaca batang kemajuan — arti tiap bagian batangnya
- Membaca satu baris outlet — langkah demi langkah
- Kalau outlet Anda dinilai dari dua target — arti "Harus keduanya" / "Salah satu"
- Kalau daftarnya kosong — dan apa artinya
- Kenapa nominal bonusnya tidak ditampilkan
🎓 Pahami dulu: cara membaca batang kemajuan
Analogi sederhana
Bayangkan termometer penggalangan dana di depan masjid atau sekolah — yang batangnya naik makin dekat ke angka target. Batang di bagian Target Bonus Warung persis seperti itu: batang biru = capaian tim bulan ini, dan garis putus-putus = targetnya.
Kalau batang birunya sudah melewati garis putus-putus, target tingkat itu tercapai.
Dua tampilan: tabel dulu, batang saat dibuka
Halaman ini punya dua lapis. Lapis pertama adalah tabelnya — sekilas semua
outlet sekaligus. Lapis kedua adalah batang detailnya, yang muncul begitu Anda
menekan tombol + di kiri sebuah baris.
Di tabelnya (sekilas semua outlet):
| Kolom | Artinya |
|---|---|
| Outlet | Nama outletnya — kolom untuk mencari dan mengurutkan |
| Progres | Capaian dibanding target terdekat (misal 54 / 120 pcs) |
| Tingkat tercapai | Tingkat tertinggi yang sudah tembus (Tier 1), atau — kalau belum |
| Status | 🔴/🟢 + kalimat status: sudah tembus tingkat berapa, atau belum |
Di batang detail (setelah menekan +):
| Yang terlihat | Artinya |
|---|---|
| Batang biru | Capaian outlet Anda sejauh ini di bulan berjalan |
| Garis putus-putus (T1, T2, …) | Target tiap tingkat — T1 tingkat pertama, T2 tingkat kedua |
| Angka di bawah garis | Besar target tingkat itu (misal 120, 200, 5jt) |
| Tulisan kanan atas | Capaian dibanding target berikutnya (misal 54 / 120 pcs) |
| Kalimat abu-abu di bawah | Status: sudah tembus tingkat berapa, atau belum tercapai |
Targetnya yang mana kalau tingkatnya banyak?
Tulisan 54 / 120 pcs selalu memakai target terdekat yang belum tercapai —
yaitu anak tangga yang sedang Anda kejar. Kalau tingkat 1 (120 pcs) sudah tembus,
tulisannya otomatis berganti mengejar tingkat 2. Jadi angka di sebelah kanan
adalah target yang masuk akal dikejar sekarang, bukan yang paling tinggi.
Apa yang membuat batangnya naik?
Yang dihitung hanya penjualan item yang dipilih di aturan bonus outlet Anda — bukan semua penjualan. Jadi kalau target outlet Anda adalah ayam, penjualan es teh tidak menaikkan batangnya.
⚠ Barang rusak, kedaluwarsa, atau bocor tidak pernah menaikkan batang — hanya penjualan yang menghitung. Begitu juga koreksi stok yang menambah barang. Ini disengaja: bonus dibayar atas penjualan, bukan atas kehilangan barang.
Kalau outlet Anda dinilai dari omzet, yang dipakai adalah angka penjualan yang sama persis dengan yang dipakai di Laba Rugi — jadi tidak akan pernah beda antara dua halaman itu.
Kenapa angkanya bisa berbeda dengan hitungan manual Anda
Batang ini memakai bulan berjalan menurut waktu Indonesia Barat (WIB) dan hanya menghitung item yang terdaftar di aturan bonus. Kalau hitungan manual Anda berbeda, biasanya karena ikut menghitung item yang tidak masuk aturan, atau memakai rentang tanggal yang berbeda.
Sumber belajar: arti "outlet", "periode", dan "omzet" ada di Istilah Penting.
Membaca satu baris outlet
Buka menu Target Penjualan (grup Ringkasan di sidebar kiri). Seluruh outlet yang punya aturan bonus aktif tampil sebagai satu tabel — satu baris per outlet. Anda hanya melihat outlet yang memang boleh Anda akses.
Cari nama outlet Anda
Ketik nama outlet di kotak "Cari outlet…" di kiri atas untuk menyaring, atau tekan judul kolom Outlet untuk mengurutkan barisnya. Kalau outletnya banyak, tabelnya terbagi beberapa halaman — gunakan tombol panah di kanan bawah.
Tiap baris menampilkan sekilas: nama outlet, Progres, Tingkat tercapai, dan Status (🔴 belum / 🟢 sudah). Itu cukup untuk memindai semua outlet dengan cepat.
Tekan + untuk membuka batangnya
Untuk melihat batang kemajuan satu outlet, tekan tombol + di kiri barisnya.
Barisnya terbuka dan batangnya muncul di bawahnya. Tekan − untuk menutupnya lagi.
Belum tercapai: belum ada tingkat target yang terpenuhi.
Pada contoh di atas: outlet BENOWO sudah menjual 54 pcs dari target 120 pcs untuk tingkat pertama — jadi kurang 66 pcs lagi.
Baca kalimat statusnya
Kalimat abu-abu di batang (dan kolom Status di tabel) menyebut posisi terakhir Anda, misalnya "Belum tercapai: belum ada tingkat target yang terpenuhi." Kalau sudah tembus, kalimatnya berganti menyebut tingkat berapa yang sudah terpenuhi.
Kalau outlet Anda dinilai dari dua target
Sebagian outlet dinilai dari dua hal sekaligus: jumlah item dan omzet.
Di kolom Progres baris seperti itu menampilkan dua baris capaian sekaligus;
dan begitu Anda menekan +, batang detailnya menampilkan dua batang — satu
Target item (pcs), satu Target omzet (Rp) — dengan tulisan aturan gabungannya di
bawah nama outlet:
| Tulisan | Artinya |
|---|---|
| Harus keduanya | Dua batang harus sama-sama melewati targetnya. Satu saja yang kurang, bonus belum tercapai. |
| Salah satu | Cukup salah satu batang melewati targetnya. |
⚠ Tulisan ini penting: tanpanya, dua batang mudah disalahartikan sebagai dua target yang berdiri sendiri. Selalu baca aturan gabungannya dulu sebelum menyimpulkan sudah tercapai atau belum.
Outlet yang hanya dinilai dari satu hal menampilkan satu batang saja, tanpa tulisan aturan gabungan.
Kalau daftarnya kosong
Kalau tidak ada outlet Anda yang punya aturan bonus aktif, halaman Target Penjualan tetap bisa dibuka — ia hanya menampilkan pesan tenang "Belum ada target aktif untuk outlet Anda bulan ini." Itu normal, bukan kerusakan — artinya aturan bonusnya memang belum dibuat.
Menunya tidak hilang dari sidebar, dan kartu ringkas di halaman Ringkasan juga tetap ada (menyebut "Belum ada target aktif") — jadi fiturnya selalu mudah ditemukan begitu manajer membuat aturannya.
| Yang Anda lihat | Artinya |
|---|---|
| Pesan "Belum ada target aktif …" | Belum ada outlet Anda yang punya aturan bonus aktif — baik aturannya sendiri maupun yang diwariskan dari Grup/Tenant. Minta manajer membuatnya. |
Barisnya ada, tapi capaiannya kosong (0 / 120) | Aturannya sudah ada, tapi belum ada penjualan item yang dihitung bulan ini. Ini apa adanya. |
| Outlet tertentu tidak ikut tampil | Outlet itu belum punya aturan bonus aktif, atau memang di luar akses Anda. |
Kalau outlet Anda seharusnya punya aturan tapi tidak muncul, mintalah manajer memeriksanya di Mengatur Bonus Tim Warung.
Kenapa nominal bonusnya tidak ditampilkan di sini
Bagian ini sengaja hanya menampilkan kemajuan, tidak pernah nominal rupiah bonusnya, pembagian per orang, atau perkiraan bayaran.
Alasannya: halaman Target Penjualan bisa dibuka seluruh tim warung, sedangkan nominal bonus dan pembagiannya adalah urusan pengupahan yang hanya untuk manajer, keuangan, admin, dan pemilik. Yang memotivasi tim adalah tahu tinggal berapa lagi — dan itulah yang ditampilkan di sini.
Nominal bonus dan pembagiannya dilihat manajer/keuangan lewat jalur payroll, bukan lewat halaman Target Penjualan.
Perlu diingat: target omzet dalam rupiah (misal
Rp0 / Rp5.000.000) memang ditampilkan — itu targetnya, bukan nominal bonusnya. Target boleh diketahui semua orang; besar bonusnya tidak.
Cara Menerima Barang dari PO (Terima Barang)
Panduan Tim Warung mencatat barang yang sudah datang dari sebuah PO (status SENT/PARTIAL) di MBS Food Cost — memilih PO, mengisi Qty terima, Satuan, dan Harga/unit sesuai NOTA NYATA (boleh beda dari harga PO), blok khusus ayam (ekor + berat kg + harga/kg), dan memahami hal terpenting: inilah satu-satunya saat stok bertambah dan barang masuk biaya bahan (COGS) — dengan harga nota yang asli, bukan perkiraan PO. Status PO otomatis jadi PARTIAL (diterima sebagian) atau RECEIVED (diterima penuh).
Catat Lewat Asisten MBS
Panduan Tim Warung memakai Asisten MBS — kotak obrolan di pojok kanan bawah — untuk mencatat entri harian (pembelian, kas kecil, biaya operasional, penyesuaian stok, penjualan manual) cukup dengan mengetik dalam bahasa sehari-hari. Asisten hanya MENGUSULKAN kartu konfirmasi; TIDAK ADA yang tersimpan sampai Anda menekan tombol Setujui. Sama persis dengan menyimpan lewat formulir biasa: dicek, diizinkan, dan dicatat dengan cara yang sama.