Cara Input Biaya Operasional
Panduan Tim Warung mencatat biaya operasional & gaji (listrik, air, sewa, gaji/upah) di MBS Food Cost — pilih warung, tanggal, grup & kategori, isi jumlah, pilih sumber dana lalu tekan 'Simpan Biaya'. Biaya operasional & gaji TIDAK ikut dihitung dalam Food Cost % — hanya pembelian bahan (Food + Minuman) yang masuk HPP. Kalau sumber dana 'Kas Kecil', uang otomatis dipotong dari kas.
Halaman Biaya Operasional (menu Operasional Harian → Biaya Operasional) adalah tempat Anda mencatat pengeluaran yang BUKAN bahan masakan — mis. listrik, air / PDAM, sewa, kebersihan, dan juga gaji / upah karyawan. Anda pilih warung, tanggal, grup (Operasional atau Gaji) lalu kategori, isi jumlah (Rp), pilih sumber dana, dan tekan Simpan Biaya.
🎓 Pahami dulu: kenapa biaya ini TIDAK masuk Food Cost
Analogi sederhana
Bayangkan dapur Anda. Bahan masakan (ayam, cabe, beras, minuman) adalah yang Anda masak dan jual — itu masuk hitungan Food Cost. Tapi bayar listrik, bayar sewa tempat, atau gaji karyawan itu biaya menjalankan usaha, bukan bahan yang masuk ke piring pelanggan. Jadi biaya-biaya ini dicatat terpisah dan TIDAK dipakai untuk menghitung persen food cost.
Cara kerjanya: dua jalur pengeluaran yang berbeda
Kenapa penting?
Kalau biaya listrik atau gaji ikut dihitung sebagai food cost, persen food cost akan kelihatan jauh lebih besar dari yang sebenarnya — padahal itu bukan biaya bahan. Maka di halaman ini, apa pun yang Anda catat tidak akan mengubah angka food cost sama sekali. Biaya ini tetap penting dan dipakai nanti di laporan Laba Rugi (untung-rugi), bukan di food cost.
Sumber belajar
- Apa itu biaya operasional (operating expense) — penjelasan singkat (bahasa Inggris).
Mencatat satu biaya
Pilih warung & tanggal
Dari menu kiri, pilih Biaya Operasional. Pastikan Warung benar dan Tanggal sesuai tanggal pengeluaran (boleh tanggal mundur kalau mencatat belakangan).
Pilih Grup, lalu Kategori biaya
Pilih Grup: Operasional (mis. listrik, air, sewa) atau Gaji (gaji/upah karyawan). Setelah itu daftar Kategori biaya akan menyesuaikan grup yang Anda pilih. Di bawahnya muncul keterangan kecil, mis. "Grup: Operasional (biaya operasional)".
Kalau daftar kategori kosong, muncul tulisan "Belum ada kategori biaya — minta admin menambah di Master." — minta admin/owner menambahkannya dulu di Data Master.
Isi Jumlah, sumber dana & nama penginput
Isi Jumlah (Rp) (harus lebih dari 0). Pilih Sumber Dana — Transfer/Bank, Kas Kecil (potong dari kas), atau Talangan Pribadi (staf nalangi). Boleh juga isi Vendor / Penerima (mis. PLN) dan lampirkan Bukti / nota. Terakhir isi Nama penginput.
Tekan Simpan Biaya
Muncul pesan hijau, mis. "✅ Tersimpan: Listrik (Operasional) BENOWO 2026-06 = Rp33.840.". Biaya tersimpan dan tidak memengaruhi angka food cost.
Kas Kecil otomatis terpotong. Kalau Anda memilih Sumber Dana = Kas Kecil, muncul kolom Pemegang Kas (opsional), dan saat disimpan uangnya langsung dipotong dari kas kecil — pesannya menambahkan " 💵 Dipotong dari Kas Kecil.". Untuk Transfer/Bank atau Talangan Pribadi, kas kecil tidak dipotong.
Cara Catat Penyesuaian Stok
Panduan Tim Warung mencatat pergerakan stok yang bukan pembelian/penjualan di MBS Food Cost — bocor/susut, kadaluarsa, rusak, transfer antar warung, dan koreksi/temuan. Pilih jenis penyesuaian, item, dan qty (satuan dasar); tanda plus/minus diisi otomatis dari jenisnya. Penyesuaian merapikan saldo stok di aplikasi agar pas dengan kenyataan — TANPA mengubah angka food cost bulan itu.
Cara Pakai Kas Kecil
Panduan Tim Warung mengelola Kas Kecil (petty cash) di MBS Food Cost — Isi Ulang (refill) menambah saldo, Hitung Kas mengecek uang fisik di laci vs saldo seharusnya (lampu 🟢/🟡/🔴), dan Koreksi/Reimburse menyesuaikan saldo. Belanja & biaya yang dibayar dari kas dipotong OTOMATIS lewat form Pembelian/Biaya, jadi form ini hanya untuk isi ulang, hitung, dan koreksi. Kas Kecil hanya melacak arus kas — TIDAK ikut dihitung di Food Cost.